Di Tengah Ancaman Banjir, SMPN 4 Pekalongan Justru Cetak Prestasi: Siswanya Raih Nilai 100 di TKA
NYALANUSANTARA, Pekalongan– Banjir yang kerap menggenangi lingkungan sekolah rupanya tak menyurutkan semangat warga SMP Negeri 4 Pekalongan untuk berprestasi. Di tengah keterbatasan tersebut, sekolah ini justru mencatatkan lonjakan mutu pendidikan yang signifikan, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan, Mabruri, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut saat melakukan monitoring Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) baru-baru ini. Menurutnya, keberhasilan SMPN 4 menjadi bukti nyata bahwa kebijakan pemerataan mutu pendidikan berbasis domisili mulai membuahkan hasil.
"Guru-guru di SMPN 4 telah siap memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Pendekatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga penyediaan sarana dan prasarana terus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik," ungkapnya.
Mabruri menjelaskan, letak SMPN 4 yang berdekatan dengan sejumlah permukiman menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan sekolah ini. Ditambah tingginya kesadaran masyarakat sekitar terhadap pentingnya pendidikan, sekolah mampu mengembangkan layanan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didiknya.
Ia menegaskan, capaian ini patut diapresiasi lebih, mengingat SMPN 4 masih harus bergelut dengan persoalan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras. Namun, tantangan tersebut justru tidak melunturkan semangat warga sekolah untuk terus berbenah, maupun minat masyarakat untuk tetap menyekolahkan putra-putrinya di sana.
Menurut Mabruri, kemajuan SMPN 4 bukan hanya soal angka. Ia melihatnya langsung dari kepercayaan diri para siswa saat menampilkan atraksi seni pada acara perpisahan sekolah. Belum lagi deretan prestasi di bidang olahraga dan seni yang menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik di sekolah ini semakin kompetitif dari waktu ke waktu.
Namun, kabar paling membanggakan datang dari bidang akademik. Salah satu peserta didik SMPN 4 berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia — capaian yang menurut Mabruri masih sangat langka diraih, bahkan oleh sekolah-sekolah favorit sekalipun.
"Pada tahun ini, nilai 100 TKA Bahasa Indonesia diraih oleh peserta didik dari SMPN 7, SMPN 4, SMPN 14 dan beberapa sekolah swasta. Hal ini menunjukkan bahwa pembenahan kualitas pembelajaran dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 4 telah berjalan dengan baik," pungkasnya.
Pemerintah Kota Pekalongan berharap kisah sukses SMPN 4 ini dapat menjadi cambuk motivasi bagi seluruh satuan pendidikan lain di kota tersebut, untuk terus meningkatkan mutu layanan sehingga mampu mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Pekalongan— Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan memastikan…
Terkini
NYALANUSANTARA, SHENZHEN- Menjelang penyelenggaraan Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi Kerja…
Semarang - Suasana penuh semangat dalam menyambut Hari…
NYALANUSANTARA, AGAM- Seekor harimau Sumatra betina berhasil dievakuasi menggunakan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik…
NYALANUSANTARA, YUNAN- Provinsi Yunnan di China dan Provinsi Bali…
NYALANUSANTARA, Semarang– ASTON Inn Pandanaran Semarang memperkuat hubungan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui…
NYALANUSANTARA, Semarang – Menciptakan lingkungan sekolah yang aman…
NYALANUSANTARA, Semarang – Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro (UNDIP)…
NYALANUSANTARA, Tegal – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa…

Komentar