Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Seleksi Program Magang ke Jepang 2026 di Jateng
NYALANUSANTARA, Semarang– Sebanyak 401 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti tahapan seleksi Program Magang ke Jepang 2026 di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Senin (6/7/2026).
Mereka datang dari sejumlah wilayah, mulai dari Pemalang hingga Nusa Tenggara Barat, membawa cerita dan harapan yang sama untuk mengubah kehidupan keluarga melalui kesempatan bekerja sekaligus belajar di Jepang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Ahmad Aziz menjelaskan, seleksi tahun ini diikuti oleh 508 orang yang mendaftar Program Magang ke Jepang 2026. Dari jumlah tersebut, 401 peserta hadir mengikuti tahapan seleksi. Para peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, Banten, Bali, DKI Jakarta, Kalimantan Utara, Lampung, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
Salah satu peserta asal Pemalang, Jawa Tengah, Bima Sujatmiko, mengaku mengetahui program ini dari sosialisasi lembaga pelatihan kerja (LPK) di sekolahnya. Ia mengikuti seleksi dengan harapan dapat membantu ekonomi keluarga sekaligus membiayai pendidikan adiknya.
“Untuk meningkatkan ekonomi keluarga, agar bisa membiayai sekolah adik,” kata Bima yang mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari.
Peserta lain asal NTB, Andi Ardiansyah, mengaku sengaja datang ke Jawa Tengah untuk mengikuti seleksi setelah mengetahui informasi pendaftaran program magang ini melalui IM Japan. Ia ingin mempelajari etos kerja masyarakat Jepang yang dikenal maju, untuk kemudian diterapkan di Indonesia.
“Motivasi saya ingin belajar betul bagaimana bekerjanya orang Jepang. Karena saya tahunya mereka itu maju. Saya ingin belajar di sana, sehingga bisa mengaplikasikannya di Indonesia,” kata Andi.
Andi bercerita, ia sempat tidak langsung melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA karena kondisi ekonomi keluarga. Ia kemudian merantau ke Jawa dan mendapatkan beasiswa kuliah di UIN Sunan Ampel Surabaya, hingga lulus pada Februari 2026. Ia berharap dapat lolos seleksi dan sukses bekerja di Jepang agar kelak bisa membantu adik-adiknya memperoleh kesempatan yang lebih baik.
“Saya ingin membanggakan negara Indonesia dan bisa memberangkatkan adik-adik saya untuk ke depannya,” ujarnya.
Senada dengan keduanya, peserta asal Tegal, Eko Prasetyo, mengaku tertarik mengikuti seleksi program ini untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperbaiki ekonomi keluarga. Ia mengaku telah mencari tahu gambaran dunia kerja di Jepang, dan menilai kedisiplinan menjadi salah satu hal utama yang harus dipersiapkan.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kualitas penyelenggaraan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Batang - Sebagai upaya memperkuat organisasi Polri…
NYALANUSANTARA, Semarang - Perguruan tinggi tidak hanya menjadi…
NYALANUSANTARA, Cilacap – Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ford RMA Indonesia resmi meluncurkan Ford…
NYALANUSANTARA, Semarang - Komisi D DPRD Kota Semarang…
Nawal Yasin Siapkan Program PAUD Emas Jawa Tengah, Target Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini
NYALANUSANTARA, Semarang– Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menambah realisasi…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah memastikan masyarakat lokal akan menjadi…
Komentar