ASN Kapanewon Karangmojo Diminta Kuasai Teknologi AI, Wabup Gunungkidul: Bukan untuk Gantikan Manusia

ASN Kapanewon Karangmojo Diminta Kuasai Teknologi AI, Wabup Gunungkidul: Bukan untuk Gantikan Manusia

NYALANUSANTARA, Gunungkidul– Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kapanewon Karangmojo untuk tidak tertinggal dalam penguasaan teknologi, terutama kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, penguasaan teknologi ini menjadi kunci penting agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Joko saat memberikan pembinaan kepada jajaran pegawai Kapanewon Karangmojo di Aula Kapanewon Karangmojo, Selasa (14/7/2026).

Joko menjelaskan, tantangan birokrasi ke depan tidak bisa lagi dihadapi dengan cara-cara lama. ASN dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, termasuk kemampuan memanfaatkan AI sebagai alat bantu kerja sehari-hari. Menurutnya, teknologi ini dapat mempercepat proses administrasi, membuat pelayanan lebih efektif, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih modern.

Namun ia menegaskan, kehadiran AI tidak dimaksudkan untuk menggeser peran manusia dalam birokrasi. "ASN harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Penguasaan AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi menjadi alat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Selain penguasaan teknologi, Joko juga menekankan pentingnya nilai-nilai dasar seperti integritas, profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi dalam menjalankan tugas. 

Ia meminta ASN meninggalkan budaya kerja yang lambat dan tidak produktif, lalu beralih ke pola kerja yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Joko turut mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran dan menghindari praktik gratifikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Di sisi lain, Panewu Karangmojo Emmanuel Krisno Juwoto mengungkapkan bahwa wilayahnya masih menghadapi kendala keterbatasan jumlah personel dalam menjalankan roda pemerintahan. Meski begitu, ia memastikan berbagai program pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal.

Sejumlah kegiatan seperti program sosial kemasyarakatan, pemberdayaan seni dan budaya, hingga pendampingan pengelolaan dana desa terus digencarkan sebagai bagian dari upaya mendukung pengentasan kemiskinan di wilayah Karangmojo. Emmanuel juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan lurah di sejumlah kalurahan.

"Semangat melayani harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang semakin baik," kata Emmanuel, sembari menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur dalam tata kelola pemerintahan hingga tingkat kalurahan.

Ia juga menyoroti potensi besar Gunungkidul di sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Ia meyakini birokrasi yang profesional akan menjadi salah satu faktor pendorong utama masuknya investasi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini