Nawal Yasin Siapkan Program PAUD Emas Jawa Tengah, Target Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini
NYALANUSANTARA, Semarang– Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, tengah memfinalisasi penyusunan modul PAUD Emas Jawa Tengah, sebuah program yang dirancang untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak usia 0–6 tahun di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Program tersebut disiapkan sebagai upaya mendorong meningkatnya angka partisipasi pendidikan anak usia dini yang hingga kini masih tergolong rendah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Jawa Tengah saat ini masih berada pada kisaran 47,65 hingga 58,76 persen.
Nawal mengatakan, penyusunan modul PAUD Emas tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memperluas layanan pendidikan anak usia dini.
"Kami juga ingin menggerakkan swadaya masyarakat agar bersama-sama menghadirkan layanan PAUD yang lebih luas di Jawa Tengah," ujar Nawal usai rapat koordinasi bersama tim penyusun modul PAUD Emas di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini tidak bisa hanya mengandalkan dukungan anggaran pemerintah. Kolaborasi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang layak sejak usia dini.
Saat ini, tim penyusun masih melakukan penyempurnaan materi modul. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan program PAUD Emas Jawa Tengah mulai diluncurkan pada awal Agustus 2026.
Salah satu keunggulan PAUD Emas adalah penguatan muatan lokal dalam proses pembelajaran. Anak-anak akan diperkenalkan dengan nilai-nilai budaya Jawa Tengah sejak dini, seperti pendidikan karakter melalui unggah-ungguh, penggunaan bahasa Jawa, pendidikan keagamaan, hingga pengenalan adat dan tradisi daerah.
Selain membangun karakter, kurikulum juga tetap membekali peserta didik dengan kemampuan dasar yang meliputi literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni. Seluruh materi disusun sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
"Melalui PAUD Emas, kami ingin membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, mencintai budaya daerah, sekaligus memiliki fondasi literasi dan sains yang baik sejak usia dini," kata Nawal.
Pengembangan PAUD Emas juga akan diperluas melalui integrasi dengan layanan Posyandu. Lebih dari 49 ribu Posyandu di Jawa Tengah direncanakan menjadi ruang pendukung pendidikan dan stimulasi tumbuh kembang anak.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, KENDAL - Kegiatan Halalbihalal yang diselenggarakan oleh…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menggelar Upacara Bendera…
NYALANUSANTARA, Semarang - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang…
NYALANUSANTARA, Semarang - Semangat kemerdekaan Indonesia mulai terasa…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Drama KBS 2TV “Love on the Menu”…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Ferrari memperkenalkan CZ26, supercar eksklusif yang dibuat…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Lamborghini resmi memperkenalkan Revuelto Super Veloce (SV),…
NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Aston Martin memperkenalkan tiga unit khusus DB12…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Festival Arak-Arakan Cheng Ho 2026 menampilkan kirab…
NYALANUSANTARA, KEDIRI- Toyota memperkenalkan Aero Black Edition sebagai paket…

Komentar