Cegah Sakit Sejak Dini, Ratusan Siswa Baru Giritontro "Naik Kelas" Sekaligus Cek Kesehatan

Cegah Sakit Sejak Dini, Ratusan Siswa Baru Giritontro "Naik Kelas" Sekaligus Cek Kesehatan

NYALANUSANTARA, Wonogiri– Momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kecamatan Giritontro tahun ini diwarnai kegiatan yang tak biasa. Sebanyak 418 siswa baru SMPN 1 dan SMPN 2 Giritontro tidak hanya mengenal lingkungan sekolah baru, tetapi juga menjalani pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Puskesmas Giritontro pada 14 dan 16 Juli 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 ini berlangsung di aula masing-masing sekolah, dengan rincian peserta 194 siswa dari SMPN 1 Giritontro dan 224 siswa dari SMPN 2 Giritontro. Sejak pagi hari, para siswa terlihat antusias mengantre secara tertib demi mendapatkan giliran pemeriksaan.

Dalam kegiatan tersebut, tim medis Puskesmas Giritontro melakukan sejumlah pengecekan kesehatan dasar, meliputi pemeriksaan tekanan darah, kesehatan mata dan telinga, hingga pengecekan fisik umum lainnya. Tak hanya memeriksa, tenaga kesehatan turut memberikan edukasi singkat kepada siswa mengenai pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Perwakilan Kepala Sekolah dari kedua SMPN tersebut menyambut baik agenda rutin tahunan ini. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan Puskesmas menjadi hal krusial demi memastikan siswa baru dalam kondisi prima menjalani pembelajaran.

"Kegiatan ini bukan sekadar formalitas MPLS, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh siswa baru dalam kondisi sehat dan siap mengikuti proses pembelajaran. Kesehatan fisik adalah fondasi utama bagi siswa untuk dapat menyerap ilmu dengan maksimal," tegasnya.

Kepala Puskesmas Giritontro, drg. Danar Wulandari, mengapresiasi langkah proaktif pihak sekolah dalam menjadwalkan pemeriksaan kesehatan sejak awal tahun ajaran. Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci mencegah berbagai kendala kesehatan yang berpotensi mengganggu proses belajar-mengajar ke depan.

"Kami sangat mengapresiasi pihak sekolah yang proaktif dalam menjadwalkan pemeriksaan ini. Dengan mendeteksi kondisi kesehatan siswa lebih dini, kita dapat mencegah berbagai kendala yang mungkin timbul saat kegiatan belajar mengajar berlangsung," ungkap Danar.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini secara keseluruhan berjalan lancar dan tertib. Melalui program tersebut, para siswa baru diharapkan dapat memulai tahun ajaran baru tak hanya dengan kesiapan akademis, tetapi juga bekal kesadaran kesehatan yang kuat sebagai modal penting menempuh pendidikan di jenjang SMP.
 

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini