Tebar 300 Bibit Lele hingga Bagi 400 Paket Buah, SDN Tugurejo 01 Semarang Tutup MPLS dengan Meriah
NYALANUSANTARA, Semarag— Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Tugurejo 01 Semarang berlangsung semarak dan ditutup dengan kegiatan Budikdamber (budi daya ikan dalam ember), Jumat pagi (17/7/2026). Rangkaian MPLS yang dibuka dengan tema Piala Dunia pada Senin (13/7/2026) ini melibatkan kolaborasi sekolah dengan Dinas Pertanian Kota Semarang dan Universitas Diponegoro (Undip).
Kepala SDN Tugurejo 01 Semarang, Nur Rakhmat, M.Pd., mengatakan penutupan MPLS sengaja digelar bersama berbagai pihak agar murid merasa nyaman dan aman dalam belajar. "Penutupan MPLS di SDN Tugurejo 01 dilaksanakan dan bekerja sama dengan berbagai pihak dengan tujuan murid merasa nyaman dan aman dalam belajar," ujarnya.
Selama MPLS berlangsung, setiap pagi siswa mengawali kegiatan dengan membaca Asmaul Husna secara bersama-sama, dilanjutkan cek denyut nadi serta Senam Indonesia Hebat yang dipimpin guru olahraga dan diikuti seluruh murid serta guru. Denyut nadi peserta kembali diperiksa setelah senam selesai.
Usai senam, sekolah menggelar program Gemas Bun (Gerakan Makan Buah dan Sayur Nusantara) hasil kerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Semarang. Sebanyak 400 paket buah potong dan salad dibagikan kepada seluruh murid dalam program ini.
Menurut Nur Rakhmat, kerja sama dengan Dinas Pertanian bertujuan membiasakan murid hidup lebih sehat serta gemar mengonsumsi buah dan sayur, di tengah maraknya makanan instan.
Edukasi dari Mahasiswa Undip
Selain Dinas Pertanian, MPLS SDN Tugurejo 01 juga menggandeng mahasiswa Universitas Diponegoro dari lima fakultas, yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Teknik Lingkungan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Para mahasiswa memberikan sosialisasi dan edukasi kepada murid mengenai sejumlah topik, di antaranya mitigasi cyberbullying, pengelolaan sampah, cara mencuci tangan yang benar, pentingnya menabung, bahaya gadget bagi anak, hingga cara memilih tontonan yang ramah anak.
Rangkaian MPLS ditutup dengan kegiatan Budikdamber, yakni penebaran 300 bibit lele ke dalam kolam ember yang dilakukan bersama-sama oleh kepala sekolah, guru, perwakilan orang tua, dan murid kelas 1.
"Puncak MPLS di SDN Tugurejo 01 dengan menebar benih lele di ember, Budikdamber, sebanyak 300 bibit lele disebar di kolam ember oleh kepala sekolah, guru, perwakilan orang tua, dan juga murid kelas 1 SDN Tugurejo 01 Semarang," kata Nur Rakhmat.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menjadi media edukasi sekaligus laboratorium alami bagi murid untuk belajar secara lebih kontekstual.
Editor: Redaksi
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Bawaslu Kota Semarang mendorong penguatan…
NYALANUSANTARA, Surakarta – Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses meraih…
NYALANUSANTARA, Jepara - Tim Pengabdian Kolaborasi Antar Perguruan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas PGRI Semarang atau UPGRIS…
NYALANUSANTARA, Semarang – Ditressiber Polda Jateng berhasil menemukan…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Menjelang pemilihan kepala desa serentak…
NYALANUSANTARA, Sukoharjo – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum…
NYALANUSANTARA, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM)…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Perum Bulog menyiapkan 300 ribu ton beras…
NYALANUSANTARA, Semarang — Genap satu tahun hadir sebagai…
NYALANUSANTARA, Semarang - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas…

Komentar