Indonesia Resmi Jadi Anggota Pendiri Organisasi Kerja Sama AI Dunia, Airlangga Soroti Peluang Investasi Pusat Data

Indonesia Resmi Jadi Anggota Pendiri Organisasi Kerja Sama AI Dunia, Airlangga Soroti Peluang Investasi Pusat Data

XINHUA

NYALANUSATARA, JAKARTA- Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia atau World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) setelah menandatangani Perjanjian Pembentukan organisasi tersebut di Shanghai, China, Kamis (16/7).

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama perwakilan dari 28 negara lainnya. Dengan penandatanganan itu, seluruh negara peserta resmi tercatat sebagai anggota pendiri WAICO.

Airlangga mengatakan pembentukan organisasi tersebut menandai babak baru kerja sama antara Indonesia dan China, khususnya dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Menurutnya, salah satu fokus utama kolaborasi ke depan adalah pengembangan industri pusat data (data center), yang dinilai memiliki prospek besar di Indonesia.

"Kuncinya ada pada pusat data. Karena itu, investasi di sektor pusat data akan menjadi salah satu investasi baru yang masuk ke Indonesia," ujar Airlangga kepada Xinhua.

Ia menjelaskan industri pusat data di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat, dengan laju mencapai sekitar 25 persen. Untuk mendukung perkembangan tersebut, pemerintah juga menyiapkan program percepatan pengembangan sumber daya manusia melalui target mencetak 15.000 insinyur dalam tiga tahun mendatang.

Airlangga menambahkan, pemerintah menggandeng berbagai perusahaan teknologi, termasuk sejumlah perusahaan asal China seperti Huawei, guna mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja di bidang teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Melalui kerja sama internasional tersebut, Indonesia berharap dapat memperkuat ekosistem AI nasional sekaligus menarik lebih banyak investasi di sektor teknologi, sehingga mampu mendorong transformasi digital dan meningkatkan daya saing ekonomi di masa depan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini