BNNP Jateng–UPGRIS Teken MoU: 1.134 Mahasiswa KKN Siap Menjadi Sobat Bersinar Untuk Bentengi Desa dari Narkoba

BNNP Jateng–UPGRIS Teken MoU: 1.134 Mahasiswa KKN Siap Menjadi Sobat Bersinar Untuk Bentengi Desa dari Narkoba

NYALANUSANTARA. Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah atau BNNP Jateng bersama Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada 1.134 mahasiswa yang akan diterjunkan ke Kabupaten Semarang, Demak, Kendal, dan Grobogan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut sinergi P4GN pada pelaksanaan KKN mahasiswa sekaligus pembekalan bagi peserta KKN.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum., dan Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H. Kerja sama ini bertujuan memperkuat implementasi program P4GN melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembentukan relawan antinarkotika, pelaksanaan magang mahasiswa, penelitian, hingga pengembangan Kampus Bersinar.

Dalam sesi pembekalan materi, Kepala BNNP Jawa Tengah menegaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut bukan sekadar seremoni administratif, tetapi menjadi komitmen bersama untuk membangun kolaborasi nyata dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan P4GN melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi peserta sosialisasi, tetapi harus tampil sebagai agent of change sekaligus agent of influence yang mampu menggerakkan masyarakat, termasuk melalui media digital."tegasnya.

Brigjen Pol. Agus Rohmat menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki kreativitas, daya kritis, dan pengaruh yang besar di era digital. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menyebarluaskan konten edukatif, kreatif, dan inspiratif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

"1.134 mahasiswa KKN UPGRIS akan diproyeksikan menjadi "Sobat Bersinar", yaitu kader atau relawan anti narkoba yang mendukung Gerakan ANANDA Bersinar. Mari kita lawan propaganda narkoba dengan narasi positif yang mencerdaskan masyarakat. Gunakan media sosial sebagai ruang edukasi untuk mengajak masyarakat hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba."terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini mahasiswa UPGRIS memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengikuti program magang di BNNP Jawa Tengah, pelatihan Penggiat Anti Narkoba, hingga kolaborasi penelitian terkait kebijakan P4GN berbasis data (evidence-based policy). Menurutnya, hasil penelitian akademik akan menjadi masukan penting dalam penyusunan strategi pemberantasan narkoba yang lebih efektif.

“Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang melahirkan berbagai inovasi dan aksi nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.Kami percaya bahwa ketika dunia akademik, pemerintah, aparat penegak hukum, media, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat bersinergi, maka cita-cita mewujudkan Jawa Tengah Bersinar menuju Indonesia Bersinar akan semakin kuat dan berkelanjutan."harapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama dengan BNNP Jawa Tengah merupakan langkah strategis karena mahasiswa akan langsung terjun ke masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata.

"Mahasiswa akan hadir di tengah masyarakat sehingga dapat bersama-sama membantu BNN dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan pencegahan dari tingkat desa,”katanya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini