Di Tengah Nama Besar Domba Sakub, Peternak Brebes Masih Berjuang Lawan Harga Pakan

Di Tengah Nama Besar Domba Sakub, Peternak Brebes Masih Berjuang Lawan Harga Pakan

NYALANUSANTARA, Brebes – Sektor peternakan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus menguat seiring penetapan sejumlah sumber daya genetik unggulan seperti domba Sakub, domba Tanjung, dan sapi Jabres. Namun di balik capaian itu, para peternak masih dibayangi sejumlah persoalan, mulai dari keterbatasan pakan hingga fluktuasi harga jual ternak.

Kepala Bidang Budidaya Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Brebes, Hengky Oxtovianto P., S.Pt., M.Si., mengungkapkan bahwa ketersediaan hijauan pakan ternak menjadi kendala serius bagi pemilik domba, kambing, dan sapi, terutama saat musim kemarau seperti sekarang. Ia menambahkan bahwa harga pakan konsentrat juga semakin mahal belakangan ini, sehingga menambah beban biaya operasional peternak.

Hal itu disampaikan Hengky saat membuka kegiatan edukasi dan bimbingan teknis bagi pelaku usaha ternak, Senin (21/7/2026). Selain soal pakan, ia juga menyoroti persoalan fluktuasi harga di pasaran. Menurutnya, harga domba kerap berubah mengikuti musim, khususnya menjelang dan setelah Idul Adha, dengan nilai jual yang cenderung turun dan tidak sebanding dengan biaya pengeluaran peternak.

Untuk merespons berbagai persoalan tersebut, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah menggelar edukasi dan bimbingan teknis bagi peternak di Kabupaten Brebes. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa, 21–22 Juli 2026, bekerja sama dengan PT Eka Farma Semarang, salah satu perintis produsen farmasi hewan di Indonesia.

Penyuluhan ini dinilai memiliki peran strategis dalam pengembangan domba unggulan di Brebes, khususnya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peternak dalam menerapkan inovasi teknologi peternakan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, peternak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas genetik ternak mereka.

Bimbingan teknis ini mencakup sejumlah materi seperti inseminasi buatan (IB), manajemen pakan, kesehatan hewan, hingga sertifikasi kompetensi profesi. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan praktik dan demonstrasi langsung mengenai pemilihan bibit unggul, manajemen pakan, manajemen kandang, kesehatan ternak, manajemen reproduksi, serta pengolahan limbah ternak.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini