Monumen Ingatan: Risalah Kota Berakhir, Tinggalkan Cerita Lewat Makanan dan Musik

Monumen Ingatan: Risalah Kota Berakhir, Tinggalkan Cerita Lewat Makanan dan Musik

Pertunjukan berlangsung di area semi-terbuka EDMUND Coffee and Meals dengan jarak panggung yang dekat dengan penonton. Beberapa pengunjung terlihat ikut bernyanyi mengikuti lagu yang dibawakan para musisi.

Ardyanti, salah seorang penonton, mengatakan rangkaian penutupan tersebut membuat tema nostalgia dalam acara terasa lebih dekat dengan pengalaman pribadinya.

“Makanan rumahan dan musik yang dibawakan membuat saya merasakan nostalgia, terutama tentang orang-orang yang sudah meninggal,” ujar Ardyanti.

Melalui rangkaian penutupan tersebut, Monumen Ingatan: Risalah Kota tidak hanya menghadirkan hasil riset mengenai keberadaan bong pay atau makam Tionghoa di Semarang, tetapi juga mengajak pengunjung melihat ingatan sebagai bagian dari pengalaman sehari-hari melalui makanan, musik, dan pertemuan antarorang.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini