Monumen Ingatan: Risalah Kota Berakhir, Tinggalkan Cerita Lewat Makanan dan Musik
NYALANUSANTARA, Semarang — Pameran Monumen Ingatan: Risalah Kota resmi berakhir setelah berlangsung hampir sepekan di EDMUND Coffee and Meals, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026). Penutupan pameran yang digelar bersama Hysteria ArtLab dan Laki Masak tersebut menghadirkan kegiatan memasak, makan bersama, serta pertunjukan musik sebagai ruang refleksi atas ingatan dan pengalaman personal.
Rangkaian penutupan dimulai pukul 14.00 WIB dengan kegiatan memasak bersama anggota Laki Masak, Purna Cipta Nugraha, dan penggagas riset Monumen Ingatan, Philipus Dellian Agus Raharjo.
Dua menu yang disajikan dalam kegiatan tersebut yakni sup ayam Tionghoa dan sup sawi tahu. Sambil mengolah makanan, Purna dan Philipus, yang akrab disapa Pipo, berbagi cerita mengenai bahan masakan, teknik pengolahan, hingga hubungan makanan dengan tradisi masyarakat Tionghoa.
Pipo menjelaskan bahwa kegiatan memasak dipilih karena berkaitan dengan tradisi keluarga Tionghoa ketika melakukan ziarah ke Bong Pay atau makam leluhur. Dalam tradisi Ceng Beng, keluarga tidak hanya melakukan penghormatan di makam, tetapi juga membawa makanan rumahan untuk disantap bersama setelah prosesi.
“Biasanya saat Ceng Beng, keluarga berkumpul untuk membersihkan dan memperbaiki makam leluhur. Setelah itu, mereka makan bersama dengan membawa masakan rumahan seperti mi dan sup. Makanan menjadi bagian dari kebersamaan keluarga dalam mengenang leluhur,” ujar Pipo.
Setelah makanan selesai dimasak, peserta duduk bersama di satu meja tanpa sekat antara pengunjung, panitia, dan pengisi acara. Suasana makan bersama tersebut menjadi ruang berbagi cerita mengenai pengalaman pribadi masing-masing.
Tiwi, mahasiswa Universitas Diponegoro yang mengikuti kegiatan tersebut, mengatakan awalnya tertarik untuk hadir karena konsep memasak bersama yang ditawarkan. Namun, ia menemukan pengalaman lain melalui cerita budaya yang menyertai makanan tersebut.
“Awalnya saya datang karena tertarik dengan acara masak-masak ini. Ternyata saya tidak hanya belajar memasak, tetapi juga memahami makna di balik hidangan yang disajikan. Makan bersama juga terasa hangat, seperti mengobati rasa rindu akan suasana keluarga,” kata Tiwi.
Penutupan pameran kemudian dilanjutkan melalui program Folk Me Up IV bertema “Kawan Lama” yang digelar oleh Hysteria ArtLab. Program musik tersebut menghadirkan Pito Doannesta, Swaranabya, dan Biscuittime.
Ketiga musisi tampil dengan karakter musik masing-masing. Pito Doannesta membawakan musik folk dengan sentuhan unsur Jawa, Swaranabya menghadirkan musikalisasi puisi bernuansa melankolis, sementara Biscuittime membawa suasana lebih ringan melalui warna pop.
Pertunjukan berlangsung di area semi-terbuka EDMUND Coffee and Meals dengan jarak panggung yang dekat dengan penonton. Beberapa pengunjung terlihat ikut bernyanyi mengikuti lagu yang dibawakan para musisi.
Ardyanti, salah seorang penonton, mengatakan rangkaian penutupan tersebut membuat tema nostalgia dalam acara terasa lebih dekat dengan pengalaman pribadinya.
“Makanan rumahan dan musik yang dibawakan membuat saya merasakan nostalgia, terutama tentang orang-orang yang sudah meninggal,” ujar Ardyanti.
Melalui rangkaian penutupan tersebut, Monumen Ingatan: Risalah Kota tidak hanya menghadirkan hasil riset mengenai keberadaan bong pay atau makam Tionghoa di Semarang, tetapi juga mengajak pengunjung melihat ingatan sebagai bagian dari pengalaman sehari-hari melalui makanan, musik, dan pertemuan antarorang.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Kepedulian Polda Jateng terhadap masyarakat…
NYALANUSANTARA, Semarang - Upaya pengelabuan pengiriman rokok ilegal…
NYALANUSANTARA, Surakarta – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat…
NYALANUSANTARA, Semarang - Dinas Perhubungan atau Dishub Kota…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Polres Semarang menggelar upacara serah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Ditjenpas Jateng menggandeng Dinas…
NYALANUSANTARA, Semarang - 14 mahasiswa dari empat perguruan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Komitmen Polda Jateng dalam memberikan…
Semarang - PT KAI Daop 4 Semarang mencatat…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Jay Idzes kembali mendapat kepercayaan untuk tampil…

Komentar