Fajar 2026 Perkuat Ekosistem Halal dan Buka Pasar Baru bagi UMKM Jawa Tengah

Fajar 2026 Perkuat Ekosistem Halal dan Buka Pasar Baru bagi UMKM Jawa Tengah

Pengalaman serupa disampaikan Aris Agung Nugroho, pelaku usaha Dawet Ayu Durian Pak Sarjohadi asal Banjarnegara. Ia telah empat kali mengikuti Fajar untuk memperkenalkan minuman khas daerahnya kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun kedelapan, Fajar menghadirkan sejumlah program baru. Salah satunya Inspirational Talk yang mempertemukan pelaku usaha dan organisasi perangkat daerah untuk berbagi pengalaman serta praktik terbaik dalam mengembangkan pariwisata ramah muslim.

Pengunjung juga dapat mendatangi area Halal Experience yang menghadirkan 18 tenant kuliner dan sembilan stan edukasi.

Area tersebut dilengkapi Halal Value Chain Hub yang menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan pengurusan sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu UMKM memenuhi standar halal dan meningkatkan daya saing produknya.

Selain layanan halal, festival menghadirkan Financial Hub yang menyediakan konsultasi perlindungan konsumen, layanan jasa keuangan, aplikasi pencatatan keuangan SIAPIK, Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan, serta edukasi dari Bank Indonesia.

Fajar 2026 juga menghadirkan Sustainable Hub yang mengangkat tema fesyen berkelanjutan. Program tersebut menghubungkan pengembangan ekonomi syariah dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Festival Jawa Tengah Syariah 2026 berlangsung hingga 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Road to Festival Jawa sebelum dilanjutkan ke Indonesia Sharia Economic Festival pada Oktober 2026.
 

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini