Bantu Petani Atasi Hama, KKN UNDIP Kembangkan Smart Light Trap Bertenaga Surya di Temanggung
NYALANUSANTARA, Temanggung – Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, memiliki potensi pertanian yang didukung oleh kesuburan tanah, keindahan bentang alam, dan aktivitas masyarakat agraris. Namun, pengembangan potensi tersebut masih menghadapi tantangan berupa pengendalian hama, kebutuhan listrik di lahan pertanian, pengelolaan biomassa dan sampah, konservasi tanah dan air, serta rendahnya nilai tambah produk pertanian.
Menjawab tantangan tersebut, sebanyak 30 mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN-IDBU Tim 21 mendampingi Pemerintah Desa Campuranom menyusun Masterplan Desa Campuranom 2027–2034. Masterplan tersebut mengintegrasikan pertanian regeneratif, pemanfaatan sumber daya secara sirkular, keberlanjutan lingkungan, dan penerapan teknologi dengan visi mewujudkan Campuranom sebagai Desa Wisata Pertanian Berbasis Teknologi yang Regeneratif, Sirkular, dan Berkelanjutan pada 2034.
Salah satu program masterplan yang saat ini dikembangkan adalah prototipe smart light trap bertenaga surya sebagai portofolio awal atau “tahun nol” penerapan konsep regeneratif, sirkular, dan berkelanjutan di Desa Campuranom.
Kegiatan KKN ini sendiri berlangsung bulan Juni hingga Agustus 2026 dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi dan fakultas di UNDIP. Tim didampingi oleh Ardy Wibowo, Ph.D. selaku ketua dosen pendamping dan Rendy Ega Pradhana, MAB dari Departemen Administrasi Bisnis, Alfia Putri Wulandari, S.T., M.T. dari Departemen Teknik Elektro, serta Chaieydha Noer Afiefah, S.P., M.Sc. dari Departemen Agroekoteknologi.
Smart Light Trap untuk Pengendalian Hama
Prototipe smart light trap bertenaga surya sendiri dibuat dengan sejumlah inovasi yang membedakannya dari perangkap cahaya konvensional. Alat ini dirancang tidak hanya untuk menangkap serangga hama, tetapi juga agar lebih adaptif terhadap kondisi lahan, efisien dalam penggunaan energi, serta mudah dioperasikan oleh petani.
Inovasi pertama berupa sistem solar tracker yang memungkinkan panel surya menyesuaikan posisinya terhadap arah datangnya cahaya matahari. Mekanisme tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan penerimaan energi sehingga alat dapat bekerja lebih efektif di lahan pertanian.
Inovasi kedua adalah blower penghisap berbasis sensor. Ketika sensor mendeteksi keberadaan serangga di sekitar sumber cahaya, blower akan menyala secara otomatis dan mengarahkan serangga ke dalam wadah penampungan. Sistem otomatis ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas penangkapan tanpa membutuhkan pengoperasian secara terus-menerus oleh petani.
Alat tersebut juga menggunakan tiang yang dapat disesuaikan dengan ketinggian tanaman. Fitur ini memungkinkan smart light trap digunakan pada berbagai jenis komoditas dan fase pertumbuhan tanaman. Selain itu, struktur alat dibuat portabel agar mudah dipindahkan dari satu lahan ke lahan lainnya sesuai kebutuhan pengendalian hama.
Inovasi teknologi tersebut dilengkapi dengan modul pembelajaran pemantauan hama berbantuan kecerdasan buatan atau AI bagi petani. Modul ini dirancang untuk membantu mengidentifikasi serangga yang tertangkap dan memberikan rekomendasi awal mengenai metode pengendaliannya. Dengan demikian, pemanfaatan smart light trap tidak berhenti pada proses penangkapan hama, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengambilan keputusan pertanian yang lebih tepat dan berbasis informasi.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
NYALANUSANTARA, Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng sebanyak…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Kekhawatiran dua keluarga setelah anggota…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mendorong masyarakat…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
NYALANUSANTARA, Ungaran – Kasus penemuan bayi Perempuan di…
NYALANUSANTARA, Semarang – Grebeg Subali 2026 kembali digelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Rapat…
NYALANUSANTARA, Serang – Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali melibatkan…
Semarang — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI…
NALANUSANTARA, Pati- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merespon…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Rumput laut yang dipanen dari perairan…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pollux Hotels Group memperluas jejaring kemitraan…

Komentar