Jelajah Guizhou, Pemudi Indonesia Temukan Wajah Lain Tiongkok Lewat Budaya dan Tradisi

Jelajah Guizhou, Pemudi Indonesia Temukan Wajah Lain Tiongkok Lewat Budaya dan Tradisi

XINHUA

NYALANUSANTARA, Guizhou – Kunjungan keduanya ke Tiongkok membawa pengalaman berbeda bagi Najwa Nur Awalia (24). Pemudi asal Indonesia itu memperoleh perspektif baru mengenai Negeri Tirai Bambu setelah mengikuti program pertukaran pemuda yang membawanya menjelajahi Provinsi Guizhou di barat daya Tiongkok.

Najwa merupakan lulusan program studi Geografi Lingkungan pada 2024. Saat ini, ia bekerja di bidang konsultasi pendidikan sekaligus aktif mengelola sejumlah akun media sosial yang berfokus pada pengembangan generasi muda.

Perjalanan ke Guizhou menjadi pengalaman yang tidak disangka sebelumnya. Setelah sempat gagal mengikuti seleksi program dialog pemuda, Najwa justru mendapat rekomendasi dari panitia untuk berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran tersebut.

Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk mengenal lebih dekat kebudayaan, kehidupan masyarakat, hingga perkembangan industri di wilayah Guizhou.

Pada awal Agustus 2026, Najwa bersama kreator konten dan perwakilan pemuda dari lebih dari 10 negara, termasuk Indonesia, Brasil, dan Thailand, mengikuti rangkaian kegiatan pertukaran budaya di provinsi tersebut.

“Saya selalu tertarik dengan perkembangan dan kebudayaan Tiongkok, dan saya sangat senang bisa mendapatkan pengalaman secara langsung pada kesempatan kali ini,” ujar Najwa. Sebelumnya, ia juga pernah mengikuti program musim panas di Universitas Zhejiang pada 2023.

Rangkaian kunjungan tidak hanya memperkenalkan budaya tradisional, tetapi juga mengajak para peserta melihat perkembangan ekonomi dan industri lokal.

Belajar Seni Lukis Wajah di Kota Kuno Longli

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Najwa terjadi saat mengunjungi Kota Kuno Longli di wilayah Jinping. Di tempat tersebut, ia berkesempatan mencoba seni lukis wajah tradisional.

Najwa membawa gambar motif kupu-kupu yang telah dipersiapkannya. Ia kemudian meminta seniman lokal mengadaptasi motif tersebut ke dalam riasan wajahnya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini