Plt Bupati Cilacap Lantik 17 Pejabat ASN, Minta Jabatan Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Plt Bupati Cilacap Lantik 17 Pejabat ASN, Minta Jabatan Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

NYALANUSANTARA, Cilacap– Sebanyak 17 aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi menempati jabatan baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya di Ruang Prasandha Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (10/8/2026).

Dari jumlah tersebut, empat ASN mendapat promosi ke eselon III.a, empat orang promosi ke eselon III.b, tujuh orang menjalani mutasi, dan dua lainnya naik jenjang sebagai Dokter Ahli Utama.

Pelantikan itu menjadi bagian dari penataan birokrasi sekaligus penguatan kapasitas organisasi di lingkungan Pemkab Cilacap. Para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera beradaptasi dan menunjukkan hasil kerja sesuai tanggung jawab masing-masing.

Ammy menegaskan, jabatan yang diberikan bukan sekadar bentuk penghargaan terhadap perjalanan karier seorang ASN. Di balik promosi dan mutasi tersebut, terdapat tuntutan yang lebih besar untuk menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat kinerja pemerintahan.

“Saya berharap setelah pelantikan ini, Saudara sekalian dapat segera bekerja, membangun koordinasi yang baik, menjaga kekompakan, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas masing-masing,” pesan Ammy.

Menurutnya, kebutuhan birokrasi saat ini menuntut aparatur yang tidak hanya mampu menjalankan pekerjaan rutin, tetapi juga cepat membaca persoalan dan menghadirkan solusi yang berdampak bagi masyarakat.

Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta tidak terlalu lama berada pada tahap penyesuaian. Mereka diharapkan segera membangun komunikasi lintas bidang, menjaga kekompakan tim, dan memastikan program kerja dapat berjalan efektif.

Di sisi lain, Pemkab Cilacap memastikan proses pengangkatan pejabat telah melalui mekanisme manajemen ASN yang berlaku. Tahapannya mengacu pada Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria atau NSPK Manajemen ASN.

Proses tersebut juga mencakup pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara serta rekomendasi dan persetujuan sesuai ketentuan. Mekanisme itu menjadi bagian penting untuk memastikan pengisian jabatan berjalan objektif, transparan, tertib, dan akuntabel.

Khusus bagi pejabat administrator, Ammy menyebut mereka merupakan bagian dari talent pool yang telah melewati proses seleksi panjang dan terukur. Karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan tanggung jawab yang lebih besar.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini