PT. BPR BKK Lasem Menggelar Program Mudik Gratis untuk Masyarakat

PT. BPR BKK Lasem Menggelar Program Mudik Gratis untuk Masyarakat

rembangkab.go.id

NYALANUSANTARA, Rembang - PT. BPR BKK Lasem, bank milik Pemkab Rembang, telah mengumumkan program mudik gratis sebagai bagian dari upaya mereka untuk membantu masyarakat dalam perjalanan mudik tahun ini. 

Setelah suksesnya program serupa yang diselenggarakan oleh Pemkab Rembang, kini giliran PT. BPR BKK Lasem untuk memberikan kontribusi bagi warga yang ingin pulang kampung secara gratis.

Pendaftaran untuk program ini telah dibuka sejak Senin lalu dan telah menarik perhatian banyak orang. Koordinator mudik gratis, Chomarudin, mengonfirmasi bahwa sudah ada 25 orang yang mendaftar hingga Rabu, 27 Maret 2024. 

Menurut Chomarudin, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, dengan banyaknya pertanyaan yang dia terima pada awal pekan.

"Semua sudah mengirim KTP, kemudian kita kirim ke BKK Lasem. Nanti penyerahan bukunya dan pembukaan saldonya saat daftar ulang, tanggal 6 April di TMII, waktu mau berangkat," ungkap Chomarudin.

Direktur Utama PT. BPR BKK Lasem, Suwarno, menyatakan bahwa program ini merupakan kali pertama bagi BUMD yang ia pimpin. Dengan harga tiket yang semakin meningkat, terutama bagi penyandang disabilitas yang kesulitan membeli tiket, program ini diharapkan dapat memberikan bantuan yang signifikan.

Untuk tahun ini, PT. BPR BKK Lasem telah menyiapkan 1 armada bus berkapasitas 52 kursi. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 25 Maret hingga 4 April 2024. 

Syaratnya cukup sederhana, yaitu memiliki rekening di PT. BPR BKK Lasem. Bagi yang belum memiliki rekening, mereka dapat membuka rekening baru dengan syarat deposit sebesar Rp. 100 ribu.

"Bagi yang ingin mengikuti program mudik gratis dari BKK Lasem, bisa menghubungi Chomarudin di nomor 082124124216," jelas Suwarno.

Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus khawatir akan biaya transportasi yang mahal. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini