Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas

Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi sebuah pameran foto yang menyoroti persahabatan abadi antara kedua negara di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 20 Mei 2026. (Xinhua/Huang Jingwen)

NYALANUSANTARA, Jakarta- Selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke China pada Mei lalu, Presiden China Xi Jinping mengundangnya untuk mengunjungi sebuah pameran foto yang menyoroti persahabatan abadi antara kedua negara di Balai Agung Rakyat di Beijing.

Saat menyusuri pameran, kedua presiden mengamati foto-foto yang mengabadikan interaksi erat mereka serta kemajuan yang nyata dalam kerja sama China-Rusia. Mereka kemudian berhenti sejenak di depan sebuah foto yang menampilkan Lapangan Merah di Moskow, yang sudah tidak asing bagi keduanya.

Foto itu, yang diabadikan pada 9 Mei 2025, dalam perayaan untuk memperingati 80 tahun kemenangan Uni Soviet dalam Perang Patriotik Raya, memperlihatkan Xi duduk di antara Putin dan veteran Perang Dunia II asal Rusia, Evgeny Znamensky. Jas yang dikenakan Znamensky dihiasi medali-medali yang diperolehnya atas pengabdiannya pada masa perang. Dalam foto tersebut, kedua pemimpin tampak berbincang hangat dengan sang veteran.

Mengenang kembali momen hangat pertemuan mereka di Moskow lebih dari setahun lalu, veteran berusia 100 tahun itu mengatakan suhu pada hari tersebut di bawah 10 derajat Celsius. "Presiden Xi khawatir saya mungkin kedinginan dan secara khusus meminta agar saya diberikan selimut."

Sangat tersentuh oleh sikap tersebut, Znamensky mengatakan dirinya sangat menghargai kebaikan hati Xi.

Selimut itu mungkin merupakan sebuah tindakan kecil, tetapi hal itu mencerminkan salah satu prinsip inti dari diplomasi China.

"Persahabatan, yang tumbuh dari hubungan yang erat antarmasyarakat, merupakan kunci bagi terjalinnya hubungan antarnegara yang sehat," kata Xi saat menyampaikan pandangan tersebut dalam upacara pembukaan Forum Sabuk dan Jalur Sutra untuk Kerja Sama Internasional pada 2017.


Presiden China Xi Jinping menghadiri perayaan peringatan 80 tahun kemenangan dalam Perang Patriotik Raya Uni Soviet di Moskow, Rusia, pada 9 Mei 2025. (Xinhua/Xie Huanchi)

Selama kunjungan ke luar negeri dan berbagai kegiatan diplomatiknya, Xi telah menjalin persahabatan dengan orang-orang di seluruh dunia melalui ketulusan dan sikap saling menghormati. Bahkan di tengah jadwal yang padat, Xi selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat.

Senyumnya yang hangat dan sikapnya yang ramah telah menciptakan banyak momen berkesan yang tak terhitung jumlahnya, sekaligus membangun jembatan saling pengertian dan persahabatan lintas perbatasan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini