Malaysia Catat Lonjakan Kasus Asma dan ISPA di Tengah Kabut Asap yang Memburuk

Malaysia Catat Lonjakan Kasus Asma dan ISPA di Tengah Kabut Asap yang Memburuk

XINHUA

NYALANUSATARA, KEDAH- Lonjakan signifikan kasus asma dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) terjadi di sejumlah wilayah Malaysia yang tengah dilanda kabut asap. Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, menyebut peningkatan tersebut tercatat berdasarkan pemantauan selama beberapa pekan terakhir.

Dalam keterangannya pada Minggu (23/8), Dzulkefly mengatakan kasus asma meningkat hingga 259 persen, sementara kasus ISPA melonjak 124 persen selama pekan epidemiologi ke-32 dan ke-33, yang berlangsung dari 9 hingga 22 Agustus.

Jumlah kasus ISPA tercatat paling tinggi dengan 3.674 kasus, naik dibandingkan sebelumnya sebanyak 1.637 kasus. Sementara itu, kasus asma meningkat dari 61 menjadi 219 kasus.

Kondisi tersebut terjadi ketika kualitas udara di sejumlah wilayah Malaysia memburuk akibat kabut asap. Hingga Minggu pukul 08.00 waktu setempat, tujuh wilayah tercatat memiliki Indeks Polusi Udara atau Air Pollutant Index (API) pada kategori tidak sehat.

Lima wilayah berada di Negara Bagian Sarawak, yaitu Serian dengan API 197, Kuching 185, Sri Aman 178, Samarahan 176, dan Sarikei 128. Dua wilayah lainnya adalah Sungai Petani di Kedah dan Taiping di Perak, yang masing-masing mencatatkan nilai API sebesar 126.

Dalam sistem penilaian kualitas udara Malaysia, nilai API antara 0 hingga 50 masuk kategori baik, sedangkan 51 hingga 100 dikategorikan moderat. Angka 101 hingga 200 dinilai tidak sehat, 201 hingga 300 sangat tidak sehat, dan nilai di atas 301 tergolong berbahaya.

Selain meningkatnya gangguan pernapasan, Malaysia juga mencatat puluhan kasus penyakit yang berkaitan dengan cuaca pana

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini