Diindikasi akan Duel dengan Senjata Tajam, Seorang Anak di Ambarawa Ditangkap Polisi
NYALANUSANTARA, Ungaran - Sempat Viral di media sosial terkait 3 orang remaja mengendarai sepeda motor di Jalan lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang dengan membawa sebilah celurit. Polres Semarang berhasil mengungkap perkara tersebut yang melibatkan seorang anak di bawah umur.
Seorang pelajar YA berusia 16 tahun diamankan setelah diduga membawa satu buah senjata tajam jenis celurit sepanjang kurang lebih 130 sentimeter. Beruntung, dugaan rencana perkelahian satu lawan satu atau duel yang sebelumnya telah direncanakan melalui media sosial berhasil dicegah sebelum terjadi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 00.15 WIB di Jalan M. Sarbini Lingkar Ambarawa, Lingkungan Karanganyar, Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Anak tersebut selanjutnya berhasil diamankan di sekitar Gapura Desa Wisata Bejalen, Kecamatan Ambarawa.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana, S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.
“Memang benar, kami telah melakukan penanganan terhadap perkara dugaan membawa dan menguasai senjata tajam. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa ini diduga bermula dari adanya ajakan duel satu lawan satu yang dilakukan melalui media sosial,” ungkap AKP Bodia.
Sebelum menuju lokasi yang diduga menjadi tempat pertemuan, anak tersebut terlebih dahulu mengambil senjata tajam jenis celurit yang sebelumnya disimpan di sebuah kebun di sekitar jembatan Kampung Rawa.
Celurit tersebut diketahui terbuat dari besi dalam kondisi berkarat dengan panjang sekitar 130 sentimeter. Bagian gagangnya juga dibalut menggunakan kain berwarna putih.
Setelah mengambil senjata tajam tersebut, anak tersebut bersama dua orang lainnya kemudian menuju ke sekitar lokasi. Namun, sebelum perkelahian satu lawan satu terjadi, keberadaan mereka diketahui oleh warga.
Warga kemudian melakukan pengejaran hingga ketiganya terjatuh dan berhasil diamankan. Pada saat yang sama, petugas patroli Back Bond yang berada di sekitar jalan lingkar dan tidak jauh dari lokasi kejadian menerima laporan 110 segera mendatangi lokasi serta mengamankan mereka berikut barang bukti.
“Alhamdulillah, sebelum terjadi perkelahian, keberadaan mereka diketahui warga dan petugas patroli yang dihubungi warga melalui layanan 110 berada tidak jauh dari lokasi, segera melakukan pengamanan. Sehingga potensi terjadinya tindak kekerasan dapat dicegah,” jelas AKP Bodia.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, REMBANG- Mercedes-Benz memastikan pemesanan GLC Electric terbaru di…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan layanan…
NYALANUSANTARA, Demak– Menyelesaikan hafalan Al-Qur’an bukan menjadi akhir…
Semarang – Kota Semarang siap menyambut perhelatan Musabaqah…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperketat pengawasan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai memperkuat…
Semarang – Kota Semarang menyatakan kesiapan penuh dalam…
Semarang - Dalam rangka mendukung implementasi Undang-Undang Nomor…
NYALANUSANTARA, Bogor - KAI Services siap mendukung penataan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Kesehatan dan kebugaran petugas menjadi kunci…
NYALANUSANTARA, Semarang - Kekhawatiran dua keluarga setelah anggota…

Komentar