Kemenkum Jateng Ikuti Forum Pertemuan Terbuka Town Hall Meeting Bersama Menteri Hukum RI

Kemenkum Jateng Ikuti Forum Pertemuan Terbuka Town Hall Meeting Bersama Menteri Hukum RI

NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mengikuti Forum Pertemuan Terbuka Town Hall Meeting bersama Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas yang dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi dan dialog terbuka antara Menteri Hukum dengan seluruh jajaran pegawai Kementerian Hukum.

Dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah, kegiatan diikuti secara virtual oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah, Heni Susila Wardoyo, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Tjasdirin, Kepala Divisi P3H Delmawati, Pejabat Administrasi, Pejabat Fungsional dan seluruh pegawai Kanwil Kemenkum Jateng.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum menegaskan pentingnya membangun tim yang solid di lingkungan Kementerian Hukum. Menurutnya, salah satu syarat utama untuk membangun tim yang solid adalah adanya budaya saling mendengar, khususnya terhadap aspirasi pegawai yang belum mendapatkan jabatan struktural.

“Kita ingin membangun tim yang solid. Syarat untuk menjadi solid adalah kita saling mendengar, termasuk suara teman-teman yang belum mendapatkan jabatan struktural,” ujar Menteri Hukum.

Menteri Hukum juga menekankan komitmen untuk menjadikan seluruh jajaran Kementerian Hukum sebagai satu keluarga besar. Salah satu isu yang banyak disampaikan dalam forum tersebut berkaitan dengan kepastian karier Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya bagi pejabat fungsional.

Terkait hal tersebut, Menteri Hukum menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran pimpinan berkomitmen memastikan pengembangan karier pegawai dilakukan secara objektif. Komite talenta telah ditandatangani sebagai salah satu instrumen untuk mendukung penilaian yang objektif dan menghindari subjektivitas dalam pengembangan karier.

“Kita sudah menandatangani komite talenta sehingga pasti akan melahirkan penilaian yang objektif. Tugas saya dan seluruh pimpinan unit eselon I adalah memastikan karier teman-teman semua. Yang paling kita hindari adalah subjektivitas dalam penilaian,” tegasnya.

Selain itu, Menteri Hukum memberikan perhatian terhadap pelaksanaan e-voting dan manajemen talenta. Ia menegaskan bahwa hasil e-voting akan dihormati dan tidak akan diubah oleh pihak manapun.

“Saya jamin, siapapun yang kita pilih, saya tidak akan mengubah hasil apapun,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut juga disampaikan aspirasi mengenai peningkatan kesejahteraan pegawai, termasuk harapan agar tunjangan kinerja (tukin) dapat ditingkatkan hingga 100 persen. Menteri Hukum menyampaikan akan terus mengupayakan hal tersebut dan berharap dapat memperoleh kesempatan untuk menyampaikan langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini