HKG PKK ke-54, Wali Kota Agustina Dorong Ekonomi Keluarga Tumbuh dari Rumah

HKG PKK ke-54, Wali Kota Agustina Dorong Ekonomi Keluarga Tumbuh dari Rumah

NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Semarang memperkuat ekonomi keluarga melalui pemberdayaan yang dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni rumah. Hal tersebut disampaikan Agustina dalam Festival Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kota Semarang di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kamis (27/8).

Mengusung tema “PKK Berdaya Tangguh Mandiri Menuju Semarang Semakin Hebat”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, peningkatan kapasitas, serta apresiasi bagi seluruh kader. Festival tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Semarang, Lies Iswar, jajaran pengurus TP PKK Kota Semarang, serta kader PKK dari 16 kecamatan.

Ketua TP PKK Kota Semarang, Lies Iswar, mengatakan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat semangat kader dalam memberdayakan keluarga dan lingkungan. Menurutnya, potensi yang ada di sekitar keluarga dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah.

“PKK bergerak dari keluarga dan kembali untuk memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Lies.

Agustina menilai kekuatan utama PKK terletak pada kedekatan para kader dengan kehidupan sehari-hari warga di 16 kecamatan. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk mendorong berbagai gerakan pemberdayaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Yang membuat mereka bergerak menjaga lingkungannya, menjaga warganya, menjaga seluruh komunitasnya hanya satu. Apa itu? Cinta mereka kepada bangsanya sendiri,” ujarnya.

Menurut Agustina, pemberdayaan masyarakat tidak harus selalu dimulai dari program besar. Justru, perubahan dapat dibangun dari keluarga melalui pemanfaatan potensi yang ada di rumah dan lingkungan sekitar.

“Pemberdayaan itu dimulai dari rumah. Dari rumah kita bisa membangun kesehatan, pangan, lingkungan, budaya sampai ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Agustina melihat kegiatan produktif yang awalnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dapat berkembang menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi lebih besar.

“Sekarang semakin banyak kader PKK yang berkembang menjadi pelaku UMKM dan entrepreneur. Ini yang harus kita dorong,” katanya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini