Presiden Xi Jinping Dorong Pertukaran Antara Peradaban Kuno Tiongkok Dan Mesir

Presiden Xi Jinping Dorong Pertukaran Antara Peradaban Kuno Tiongkok Dan Mesir

Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri sebuah upacara penyambutan meriah sebelum pembicaraan dengan Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi di luar Istana Qubba di Kairo, Mesir, pada 21 Januari 2016. (Xinhua/Yao Dawei)

NYALANUSANTARA, Jakarta- Presiden Tiongkok Xi Jinping oernah mengungkapkan hal yang menarik dirinya di setiap kunjungan kenegaraannya ke luar negeri adalah melihat peradaban yang diciptakan oleh manusia.

"Ke mana pun saya pergi dalam kunjungan luar negeri saya, hal yang paling menarik perhatian saya adalah peradaban yang diciptakan oleh masyarakat dari berbagai negara dan kelompok etnis," kata Xi Jinping.

Mesir, tempat lahir salah satu peradaban tertua di dunia, memiliki daya tarik khusus bagi Xi. "Saya kagum pada Sungai Nil, ibu dari peradaban Mesir, dan takjub oleh kebijaksanaan serta kekuatan rakyat Mesir," tulis Xi dalam sebuah artikel yang ditandatangani dan diterbitkan di sebuah surat kabar Mesir sebelum kunjungan kenegaraan pertamanya ke Mesir pada 2016.

Satu dekade kemudian, ketika Xi akan melakukan kunjungan kenegaraan keduanya ke Mesir, Sungai Nil akan terus menyaksikan lebih banyak kisah luar biasa tentang pertukaran dan pembelajaran timbal balik antara kedua peradaban kuno tersebut.


Foto yang diabadikan pada 9 April 2024 ini memperlihatkan pemandangan Kuil Luxor di Luxor, Mesir. (Xinhua/Wang Dongzhen)

Dalam kunjungannya ke Mesir pada 2016, Xi melakukan perjalanan ke Luxor, sebuah kota kuno yang berada di tepi Sungai Nil dan secara luas disebut sebagai salah satu museum terbuka terbesar di dunia.

Dengan ketertarikan yang besar terhadap berbagai budaya dan sejarah, Xi telah menjadikan kunjungan ke situs-situs bersejarah sebagai bagian dari perjalanan luar negerinya, mulai dari reruntuhan kuno suku Maya Chichen Itza di Meksiko hingga Museum Akropolis di Athena dan Kelompok Monumen di Mahabalipuram, India.

Di bawah langit malam yang cerah di Luxor, Xi dan Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi mengunjungi sebuah kuil kuno yang berada di jalan utama kota itu. Saat berjalan, Xi dan Sisi bertukar pandangan mengenai ciri khas kedua peradaban kuno mereka, sembari mengenang sejarah panjang pertukaran dan pembelajaran timbal balik kedua peradaban tersebut.

Lebih dari 2.000 tahun silam, Tiongkok dan Mesir terhubung melalui Jalur Sutra kuno, yang tidak hanya menjadi jalur pertukaran porselen dan barang pecah belah, tetapi juga pengetahuan dan gagasan di antara kedua peradaban tersebut.

Xi mengatakan situs-situs arkeologi di Luxor ini merupakan gambaran yang kaya tentang peradaban Mesir kuno dan menyediakan materi yang kaya untuk mempelajari sejarah, budaya, masyarakat, dan perkembangan teknologinya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini