Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan Medis ke Sudan, Total Nilai Capai USD 1 Juta

Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan Medis ke Sudan, Total Nilai Capai USD 1 Juta

kemlu.go.id

NYALANUSANTARA, Sudan - Dalam sebuah pertemuan koordinasi yang berlangsung di kantor Kementerian Kesehatan Sudan di Port Sudan pada hari Jumat (29/03), Duta Besar (Dubes) RI untuk Sudan, Sunarko, menyatakan bahwa bantuan medis darurat yang dikirim oleh Pemerintah Indonesia ke Sudan adalah cerminan dari persaudaraan dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Sudan. 

Dubes Sunarko menegaskan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat Sudan akibat konflik bersenjata yang tengah berlangsung.

“Bantuan medis darurat dari Pemerintah Indonesia untuk Sudan merupakan cerminan persaudaraan dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Sudan. Pemerintah Indonesia berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat Sudan akibat konflik bersenjata." tegas Duta Besar (Dubes) RI untuk Sudan, Sunarko pada pertemuan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Sudan, Dr. Haitham Mohamed Ibrahim, serta pejabat Kemenkes dan Kemlu Sudan, di kantor Kementerian Kesehatan Sudan di Port Sudan hari Jumat (29/03).

Pertemuan antara Dubes RI Sudan dengan Menteri Kesehatan Sudan, Dr. Haitham Mohamed Ibrahim, merupakan tindak lanjut dari keputusan hasil Rapat Tingkat Menteri mengenai pengiriman bantuan darurat medis kepada Republik Sudan. 

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula persiapan pengiriman bantuan medis darurat dari Pemerintah Indonesia yang terdiri dari perlengkapan medis dan obat-obatan sesuai permintaan Pemerintah Sudan, dengan total nilai mencapai USD 1 juta. 

Rencananya, bantuan ini akan dikirim dari Jakarta menuju Port Sudan menggunakan maskapai Garuda Indonesia. 

Delegasi misi bantuan kemanusiaan akan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, yang dijadwalkan tiba di Sudan pada tanggal 4 April 2024.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini