Pemprov Jateng Gandeng 6 UIN Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemprov Jateng Gandeng 6 UIN Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Program pengolahan sampah tersebut dinilai membutuhkan dukungan lintas pihak agar dapat berjalan lebih optimal. UIN Salatiga pun membuka peluang kolaborasi dengan Pemprov Jateng untuk memperkuat program tersebut.

Hadir dalam audiensi itu antara lain Rektor UIN Walisongo Musahadi, Rektor UIN Raden Mas Sahid Surakarta Toto Suharto, Rektor UIN Sunan Kudus Abdurahman Kasdi, Wakil Rektor I UIN Salatiga Miftahudin, serta Wakil Rektor III UIN Saizu Purwokerto Sunhaji.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta setiap program yang telah disampaikan UIN segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Ia secara khusus menyoroti pengembangan pendidikan vokasi dan meminta program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

"Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng, agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan," kata Luthfi.

Luthfi juga mendorong penguatan KKN Tematik di daerah yang masih menghadapi kemiskinan ekstrem. Menurut dia, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

"Intinya setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi," ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemprov Jateng berharap kekuatan akademik dan sumber daya enam UIN dapat semakin terhubung dengan kebutuhan pembangunan daerah, sehingga kerja sama perguruan tinggi tidak berhenti pada dokumen, tetapi menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini