Media APEC Terkesan Inovasi Teknologi Perusahaan Guangdong

Media APEC Terkesan Inovasi Teknologi Perusahaan Guangdong

XINHUA

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Sejumlah perwakilan media asal Indonesia bersama jurnalis dari anggota ekonomi Asia-Pasifik Economic Cooperation (APEC) lainnya berkesempatan mengunjungi sejumlah perusahaan teknologi di Provinsi Guangdong, Tiongkok. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Forum Media Asia-Pasifik yang digelar di tengah penyelenggaraan “Tahun Tiongkok” APEC 2026 di Shenzhen pada Sabtu (5/9).

Salah satu perusahaan yang dikunjungi adalah DeRUCCI di Kota Dongguan. Para delegasi mendapat kesempatan melihat sekaligus mencoba berbagai produk, mulai dari kasur dan bantal hingga sejumlah perabot rumah tangga.

DeRUCCI dikenal sebagai perusahaan manufaktur yang mengembangkan produk dengan menggabungkan teknologi dan aspek kesehatan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas tidur.

Redaktur Pelaksana The Jakarta Globe, Heru Andriyanto, mengaku terkejut setelah mencoba kasur yang dilengkapi sensor AI. Teknologi tersebut memungkinkan kasur melakukan penyesuaian secara real-time berdasarkan berat serta kondisi fisik pengguna.

Menurut Heru, penerapan AI pada produk seperti kasur menunjukkan bahwa perkembangan teknologi kini telah merambah jauh ke berbagai aspek kehidupan sehari-hari, tidak hanya terbatas pada perangkat digital atau industri berteknologi tinggi.

Ia juga menilai komitmen perusahaan-perusahaan di Guangdong dalam melakukan penelitian dan pengembangan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong lahirnya berbagai inovasi. Hasil riset tersebut kemudian dapat diterapkan dengan cepat ke dalam produk yang dipasarkan kepada masyarakat.

Heru turut menyoroti penggunaan lini produksi otomatis di sejumlah pabrik yang dikunjungi. Menurutnya, otomatisasi mampu mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja sekaligus meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam proses manufaktur.

Sementara itu, CEO Tribun Network Dahlan Dahi menilai kunjungannya ke OPPO dan BYD memberikan gambaran lebih luas mengenai perkembangan industri ponsel serta kendaraan energi baru (NEV) yang kini semakin dikenal di Indonesia.

Dahlan mengatakan, perjalanan OPPO dan BYD menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi asal Tiongkok terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen. Menurut dia, perusahaan-perusahaan tersebut mampu berkembang dari skala awal yang sederhana hingga menjadi merek dengan jangkauan global.

Ia juga mengaku terkesan dengan fasilitas laboratorium milik BYD. Berbagai kendaraan diuji melalui kondisi ekstrem sebelum diproduksi dan dipasarkan, termasuk pengujian pada suhu sangat rendah, dataran tinggi, serta beragam kondisi jalan dan medan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini