Gerindra Jateng: Keberhasilan KDKMP Ditentukan Pengelolaan, Bukan Hanya Bangunan

Gerindra Jateng: Keberhasilan KDKMP Ditentukan Pengelolaan, Bukan Hanya Bangunan

NYALANUSANTARA, Semarang - Pembangunan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah dinilai perlu diikuti dengan pengawasan terhadap pengelolaan dan pihak yang menjalankan koperasi. 

Sebab, keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo itu tidak hanya ditentukan dari jumlah bangunan yang berdiri, tetapi juga kemampuan koperasi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. 

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Tengah, Dwi Yasmanto mengatakan, pengawasan terhadap pelaksana atau operator KDKMP menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. 

"Yang sangat perlu diawasi adalah pelaksana atau operator KDMP," ucap Yayan, sapaan akrabnya. 

Menurutnya, pembangunan KDKMP saat ini sudah mulai terlihat di berbagai daerah. Namun, belum seluruh koperasi tersebut telah beroperasi. 

Ia menilai KDKMP memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa apabila dikelola dengan baik. Koperasi dapat menjadi penghubung antara masyarakat, petani, pelaku usaha, dan pasar. 

Salah satu peran yang dapat dikembangkan adalah menjadi off-taker atau penampung hasil produksi petani, sekaligus menyediakan kebutuhan pertanian seperti pupuk dan sarana produksi. 

"Koperasi desa memang untuk memangkas tengkulak dan memutarkan ekonomi desa," beber Anggota Komisi C DPRD Jateng tersebut. 

Menurutnya, konsep tersebut membuat KDKMP tidak cukup hanya dibangun secara fisik, tetapi harus memiliki perencanaan usaha yang jelas serta pengelola yang mampu menjalankan fungsi koperasi. 

Yayan juga mengaitkan keberadaan KDKMP dengan program pemerintah lain, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai dapat menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa. Ia mencontohkan satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan sekitar 30 relawan. 

preferred sources in Google Searc


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini