Media Sosial Ubah Pola Interaksi Masyarakat Indonesia, Literasi Digital Jadi Tantangan
XINHUA
Meski demikian, Didit mengingatkan bahwa sebuah video yang viral belum tentu menunjukkan keseluruhan konteks peristiwa. Karena itu, perhatian publik seharusnya menjadi pintu masuk untuk mencari fakta, melindungi korban, dan memastikan proses hukum berjalan.
Literasi Digital Masih Menjadi Tantangan
Pola interaksi negatif di media sosial juga dapat dijelaskan melalui fenomena online disinhibition effect. Jarak digital dan perasaan anonim membuat sebagian orang lebih berani mengeluarkan komentar yang kemungkinan tidak akan mereka sampaikan ketika berhadapan langsung.
Fenomena tersebut dapat berkembang menjadi online shaming, cancel culture, hingga doxxing. Identitas digital yang dianggap terpisah dari kehidupan nyata pada akhirnya tetap memiliki konsekuensi di dunia nyata.
Didit menilai kesiapan masyarakat Indonesia dalam membangun interaksi sehat di ruang digital masih perlu diperkuat. Berdasarkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, skor Indonesia berada di angka 44,53 atau meningkat 1,19 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, Pilar Literasi Digital tercatat 49,28, sedangkan Pilar Infrastruktur mencapai 53,06.
Menurut Didit, perbedaan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan akses internet belum sepenuhnya diikuti kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi, melakukan verifikasi, serta berkomunikasi secara etis.
Kondisi tersebut membuka ruang bagi berkembangnya misinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian.
Pandangan serupa disampaikan Gladys Santoso, 33, pelaku bisnis kreatif yang menggunakan media sosial untuk kebutuhan profesional. Menurutnya, media sosial mempermudah komunikasi dan akses informasi, tetapi pengguna tetap harus berhati-hati terhadap informasi yang belum tentu benar.
Gladys juga menilai penggunaan media sosial secara berlebihan dapat membuat seseorang merasa lelah dan lebih mudah terbawa arus opini yang berkembang di internet.
Sementara itu, Aditya, 19, seorang pelajar, melihat media sosial juga kerap digunakan sebagai ruang untuk melampiaskan emosi. Menurutnya, sebagian orang berani menuliskan komentar yang kemungkinan tidak akan mereka sampaikan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Drama SBS terbaru, “Doctor X: The Age…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Infinix Smart 20 HD resmi diluncurkan di…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- OnePlus dikabarkan tengah menyiapkan seri Ace 7…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng…
KUASAKATACOM, Ungaran - Beredar di sejumlah akun media…
NYALANUSANTARA, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi…
NYALANUSANTARA, Semarang – Unwahas Semarang kembali menorehkan langkah…
Serial web Dupahiya Musim 2 kembali menghadirkan Gajraj…
NYALANUSANTARA, Riau – Tim Pembina Samsat Nasional terus…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menggelar Upacara Serah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kepala Kanwil Kemenkumm Jateng, Heni…

Komentar