Media Sosial Ubah Pola Interaksi Masyarakat Indonesia, Literasi Digital Jadi Tantangan
XINHUA
Tanggung Jawab Bersama
Didit menyebut setidaknya ada tiga tantangan utama dalam membangun interaksi digital yang sehat. Pertama, algoritma yang cenderung mengutamakan konten emosional dibandingkan informasi. Kedua, perkembangan infrastruktur digital yang belum sepenuhnya diimbangi literasi mengenai etika dan empati. Ketiga, masih rendahnya kesadaran bahwa identitas digital tetap berkaitan dengan identitas seseorang di dunia nyata.
Menurut Didit, membangun ruang digital yang sehat membutuhkan peran berbagai pihak. Platform media sosial perlu memperbaiki sistem algoritma dan moderasi agar penyebaran konten negatif dapat ditekan.
Pemerintah juga memiliki peran dalam menyusun regulasi sekaligus memperkuat program literasi digital. Sementara itu, media dituntut tetap menjalankan prinsip verifikasi dan jurnalisme agar tidak semata-mata mengejar sensasi demi meningkatkan traffic.
Kreator konten, figur publik, dan tenaga profesional juga perlu memahami bahwa akun pribadi dapat menjadi bagian dari ruang publik. Setiap unggahan maupun tindakan di media sosial dapat membawa konsekuensi di luar ruang digital.
Bagi pengguna umum, kemampuan menahan diri sebelum memberikan respons juga menjadi bagian penting. Prinsip bahwa seseorang perlu berhati-hati terhadap apa yang dilakukan dengan jarinya di ruang digital masih relevan di tengah derasnya arus informasi.
Didit menilai kondisi interaksi digital masyarakat Indonesia masih dapat berkembang dalam lima hingga 10 tahun mendatang apabila langkah yang tepat dilakukan. Penguatan literasi digital dan penyusunan pedoman perilaku digital dinilai perlu berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi.
Kehadiran kecerdasan buatan (AI) juga menjadi tantangan baru. Teknologi tersebut dapat membantu proses kurasi dan moderasi konten, tetapi sekaligus berpotensi mempercepat penyebaran disinformasi melalui materi yang semakin sulit dibedakan dari konten asli.
Pada akhirnya, pemanfaatan media sosial secara produktif membutuhkan kesiapan masyarakat, institusi, platform, dan pemerintah untuk menghadapi perubahan ruang komunikasi digital yang terus berkembang.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Drama SBS terbaru, “Doctor X: The Age…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Infinix Smart 20 HD resmi diluncurkan di…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- OnePlus dikabarkan tengah menyiapkan seri Ace 7…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng…
KUASAKATACOM, Ungaran - Beredar di sejumlah akun media…
NYALANUSANTARA, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi…
NYALANUSANTARA, Semarang – Unwahas Semarang kembali menorehkan langkah…
Serial web Dupahiya Musim 2 kembali menghadirkan Gajraj…
NYALANUSANTARA, Riau – Tim Pembina Samsat Nasional terus…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menggelar Upacara Serah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kepala Kanwil Kemenkumm Jateng, Heni…

Komentar