Pelatihan Berbasis Kompetensi Pekalongan Diikuti 96 Warga, Jadi Bekal Kerja dan Buka Usaha

Pelatihan Berbasis Kompetensi Pekalongan Diikuti 96 Warga, Jadi Bekal Kerja dan Buka Usaha

NYALANUSANTARA, Pekalongan– Sebanyak 96 warga Kota Pekalongan memanfaatkan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap 2 Tahun 2026 untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi.

Pelatihan yang digelar Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) tersebut menyediakan enam bidang kompetensi, yakni pembuatan roti, menjahit, servis mobil, servis sepeda motor sistem injeksi, servis handphone (HP), dan kelistrikan.

Masing-masing bidang diikuti 16 peserta. Mereka merupakan hasil seleksi dari sekitar 250 warga yang mendaftarkan diri.

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan Betty Dahfiani Dahlan mengatakan, proses seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari pemeriksaan administrasi, tes tertulis, wawancara hingga psikotes.

Menurut Betty, pelatihan tersebut harus dimanfaatkan peserta untuk mendapatkan keterampilan yang benar-benar dapat diterapkan setelah program selesai.

"Keluar dari pelatihan ini kami berharap mereka mampu menjadi warga yang memiliki kompetensi dan siap berdaya saing baik di sektor usaha maupun sebagai pekerja," tandasnya.

Witono Pilih Teknisi HP untuk Bekal Masa Depan
Salah satu peserta adalah Witono, warga Podosugih yang mengikuti pelatihan teknisi HP. Di usianya yang telah mencapai 58 tahun, ia memilih bidang tersebut karena melihat kebutuhan terhadap jasa perbaikan handphone masih terus berkembang seiring tingginya penggunaan perangkat digital.

Witono juga mempertimbangkan kondisi fisiknya dalam menentukan bidang pelatihan. Menurutnya, keterampilan teknisi HP lebih sesuai dibandingkan pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik berat.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk meningkatkan taraf hidup, baik dengan bekerja di tempat lain maupun membuka usaha secara mandiri.

“Harapannya bisa menaikkan taraf hidup supaya kita bisa berkarya, baik mungkin bekerja di tempat lain atau di perusahaan, atau bisa buka usaha sendiri,” tuturnya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini