Indonesia Jadi Tuan Rumah ATSF dan SAREX 2026 di Yogyakarta, Perkuat Kerja Sama SAR ASEAN

Indonesia Jadi Tuan Rumah ATSF dan SAREX 2026 di Yogyakarta, Perkuat Kerja Sama SAR ASEAN

NYALANUSANTARA, Semarang– Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah 13th ASEAN Transport SAR Forum (ATSF) dan ASEAN SAR Exercise (SAREX) 2026 yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, 29–30 September 2026.

Forum tersebut mempertemukan otoritas pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) dari negara-negara anggota ASEAN. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi regional, menyelaraskan prosedur operasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat transportasi yang membutuhkan dukungan lintas negara.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, penyelenggaraan ATSF dan SAREX 2026 di Yogyakarta memiliki arti strategis bagi penguatan kerja sama SAR di kawasan ASEAN.

Menurut dia, Yogyakarta juga memiliki nilai historis dalam perjalanan kerja sama SAR ASEAN karena pernah menjadi lokasi penyelenggaraan ATSF kedua pada 2014.

“Yogyakarta memiliki nilai historis dan simbolis dalam perjalanan kerja sama SAR di kawasan ASEAN. Kembalinya kita ke Yogyakarta bukan hanya kembali ke suatu tempat, melainkan kembali kepada semangat kerja sama yang telah dibangun dari waktu ke waktu,” ujar Mohammad Syafii.

ATSF merupakan forum regional ASEAN yang secara khusus membahas kerja sama SAR di sektor transportasi, terutama penerbangan dan pelayaran. Forum ini merupakan inisiatif Indonesia melalui Basarnas untuk memperkuat mekanisme kerja sama pencarian dan pertolongan di kawasan.

Pembentukan ATSF merupakan tindak lanjut dari pertemuan ASEAN SAR Expert Group Meeting di Yangon, Myanmar, pada 16–17 Oktober 2012. Dalam perkembangannya, para Menteri Transportasi ASEAN juga menyepakati pentingnya penguatan kerja sama SAR untuk mendukung keselamatan transportasi di kawasan.

Indonesia menjadi tuan rumah ATSF pertama yang digelar di Bali pada 2013. Pertemuan tersebut antara lain menghasilkan kesepakatan mengenai kerangka acuan pembentukan ATSF sekaligus melanjutkan pembahasan **Draft ASEAN Multilateral Agreement on Cooperation on Aeronautical and Maritime Search and Rescue**.

Setahun kemudian, Indonesia kembali menjadi tuan rumah ATSF kedua di Yogyakarta pada 11–13 Maret 2014. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk melanjutkan pembahasan kerja sama SAR regional, termasuk pengembangan mekanisme dan prosedur operasi bersama.

Setelah lebih dari satu dekade, Yogyakarta kembali menjadi tempat pertemuan para pemangku kepentingan SAR ASEAN melalui ATSF 2026. Pertemuan kali ini berlangsung di tengah meningkatnya konektivitas transportasi udara dan maritim di kawasan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini