Lomba Ayam Bekisar Piala Yogya Istimewa Semarak, Peserta Datang dari Madura dan Jateng
NYALANUSANTARA, Sleman — Seni suara ayam bekisar kembali menarik perhatian para penghobi unggas eksklusif. Lomba Nasional Seni Suara Alam Bekisar, Ayam Hutan, dan Ayam Buras Piala Yogya Istimewa yang digelar di Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, Minggu (27/9/2026), berlangsung semarak sejak pagi hingga petang.
Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Yogyakarta, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah hingga Pulau Madura. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa penggemar ayam bekisar masih memiliki basis komunitas yang cukup besar di berbagai daerah.
Ketua PC Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia (Kemari) Sleman sekaligus penyelenggara lomba, HM Samsul Hadi, mengatakan ayam bekisar memiliki daya tarik tersendiri bagi para penghobi. Keistimewaannya tidak hanya terletak pada penampilan, tetapi juga suara kokok yang menjadi ciri khasnya.
"Ayam bekisar, ayam hutan dan ayam buras mempunyai magnet tersendiri. Daya tariknya mulai dari suara kokok, irama lagu, keindahan bulu serta nilai potensi ekonomi yang cukup tinggi," kata Samsul Hadi.
Menurut dia, minat terhadap ayam bekisar secara nasional masih cukup tinggi. Hal itu terlihat dari keberadaan komunitas Kemari yang menjadi wadah berkumpul para pemilik dan penghobi ayam bekisar dari berbagai daerah.
Ayam bekisar sendiri merupakan hasil persilangan antara ayam hutan hijau jantan atau Gallus varius dengan ayam kampung atau ayam buras betina, Gallus gallus domesticus.
Hasil persilangan tersebut menghasilkan ayam dengan karakteristik fisik yang menarik. Bekisar umumnya memiliki bulu yang mengilap dengan warna hitam kehijauan serta bulu leher yang ujungnya berbentuk bulat atau lonjong.
Selain penampilannya, suara kokok menjadi salah satu keunggulan utama ayam bekisar. Suaranya dikenal nyaring, merdu dan memiliki irama khas sehingga kerap dipertandingkan dalam berbagai kontes seni suara ayam.
Lomba Piala Yogya Istimewa menjadi salah satu ajang yang mempertemukan para penghobi sekaligus mengukur kualitas suara ayam dari berbagai daerah.
Ajang yang didukung PT Eka Farma Semarang, produsen obat hewan di Indonesia, tersebut akhirnya melahirkan sejumlah juara. Peserta dari berbagai daerah di Pulau Madura turut meramaikan persaingan, antara lain dari Bangkalan, Sumenep, Sampang dan Pamekasan, serta Surabaya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Pati– Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) mulai…
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran- Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara umum…
Semarang — Sebanyak 1.000 peserta mengikuti DOSS Photolympic…
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Maxim resmi menghadirkan layanan BikeXL di Semarang…
NYALANUSANTARA, KLATEN- Maxim menyalurkan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- UniPin, platform penyedia layanan produk digital, resmi…
Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memperkuat…
Semarang — Lebih dari 3.000 peserta mengikuti Semarang…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)…
NYALANNUSANTARA, YOGYAKARTA- Festival Pesta Boneka 2026 yang diinisiasi Papermoon…
NYALANUSANTARA, Kendal – Kabupaten Kendal memiliki potensi untuk…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Serangan yang menyasar Bandara Internasional Raja Khalid…

Komentar