Kabut Asap Karhutla Picu 40.555 Kasus ISPA di Sumsel, Pengobatan Digratiskan

Kabut Asap Karhutla Picu 40.555 Kasus ISPA di Sumsel, Pengobatan Digratiskan

ISTIMEWA

NYALANUSANTARA, PALEMBANG- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di Sumatera Selatan berdampak pada kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 40.555 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang September 2026.

Meningkatnya jumlah penderita ISPA menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pemerintah daerah kemudian memberikan layanan pengobatan secara gratis bagi masyarakat yang mengalami ISPA akibat paparan kabut asap dari karhutla.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap dampak kesehatan yang muncul di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Kondisi kabut asap juga terlihat di sejumlah kawasan Kota Palembang. Pada 3 Oktober 2026, kabut asap tebal menyelimuti kawasan Gerbang Tol Palembang, Jembatan Musi IV, hingga permukiman yang berada di tepian Sungai Musi.

Kabut asap menyebabkan jarak pandang di sejumlah lokasi menurun. Sejumlah pengendara yang melintas di kawasan terdampak terlihat menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan asap.

Peningkatan kasus ISPA tersebut menunjukkan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memberikan perhatian terhadap penanganan warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

Pengobatan gratis diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan penanganan medis tanpa terbebani biaya, terutama selama kualitas udara terdampak oleh kabut asap karhutla.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini