Ini Alasan Dipilihnya Vihara Sima 2500 Vihara Jayanti Jadi Perjalanan Awal Bhikkhu Thudong 2024

Ini Alasan Dipilihnya Vihara Sima 2500 Vihara Jayanti Jadi Perjalanan Awal Bhikkhu Thudong 2024

"Sosok ini bernama Kjai Tapa dari Pantura yang membawa pustaka terakhir Wilwatikta-Majapahit untuk disimpan di Candi Agung Borobudur. Dalam perjalanannya, Kjai Tapa dikejar dan dihalangi penguasa saat itu, yang bernama Kjai Gedhe. Kjai Tapa berlari menyelamatkan diri menembus hutan Srondol, kemudian berdiam di tepi Sungai Ngaran (Kaligarang)," sambungnya.

Di tepi sungai ini, ucap Wahyudi, Kjai Tapa terkesima menjumpai sebuah candi kecil dengan empat arca Buddha mengelilingi satu arca Buddha di pusatnya (Candi Panca Dyani Buddha?) Kjai Tapa berdiam sementara waktu di Candi ini yang juga terdapat sebuah pendapa dengan sekelompok arca Buddha dengan desain indah.

"Sesudah berhasil menyelamatkan diri dari pengejaran Kjai Gedhe, Kjai Tapa melanjutkan perjalanan ke Candi Agung Borobudur dengan singgah di Bukit Siwakul. Kemudian ia meneruskan perjalanan melalui danau yang kini dikenal sebagai Rawapening. Setelah beberapa waktu, Kjai Tapa tiba di Candi Agung Borobudur dan bertemu seorang guru Buddha terakhir di Jawa yang bernama Kjai Rana," katanya.
 

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini