Pemuda Muhammadiyah Kebumen Apresiasi Kinerja Bupati Arif Sugiyanto

Pemuda Muhammadiyah Kebumen Apresiasi Kinerja Bupati Arif Sugiyanto

NYALANUSANTARA, Kebumen- Kinerja Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam membangun wilayahnya menjadi kabupaten yang maju, dan manglingi, mendapatkan apresiasi dari segenap jajaran Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kebumen.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kebumen dr. Hasan Bayuni saat bersilaturahmi dengan Arif Sugiyanto di ruang kerjanya di Kompleks Pendopo Kabumian pada Senin (24/6/2024). 

Menurut dokter Hasan, dirinya mengaku senang dengan kepemimpinan Bupati Kebumen yang dinilai memiliki banyak prestasi Bahkan saking banyaknya, dr Hasan mengaku tidak bisa menyebut satu persatu. "Kalau berbicara prestasi tentu tak bisa disebutkan satu persatu karena terlalu banyak prestasi Kebumen di bawah kepemimpinan beliau," katanya di Pendopo Kabumian.

"Yang terbaru tentu saja TPID Award (Tim Pengendali Inflasi Daerah), Kebumen sebagai kabupaten berprestasi terbaik untuk wilayah Jawa dan Bali, dalam menurunkan angka inflansi dan kemiskinan. Di bawah kepemimpinan beliau (Bupati), Kebumen juga berhasil mendapat Adipura," tambahnya.

Ia menambahkan, di tangan Arif Sugiyanto, wajah Kota Kebumen saat ini terlihat semakin modern dengan dibuatnya jalan satu arah, renovasi alun-alun Kebumen, sekaligus berdirinya lKapal Mendoan sebagai pusat kuliner. "Tidak hanya di kota, pembangunan di wilayah pun dilakukan secara merata," ungkapnya.

Apresiasi ini menurutnya, selaras dengan hasil survei yang dilakukan oleh LSI (Lembaga Survei Indonesia). Dalam survei LSI, disebutkan tingkat kepuasan masyarakat Kebumen akan kinerja bupati mencapai angka 84,5%. "Angka tersebut tentu angka yang sangat tinggi, yang menunjukkan prestasi dan kebijakan bupati banyak diapresiasi dan dirasakan positif oleh masyarakat," tuturnya.

Dengan melihat begitu banyaknya prestasi yang diraih, dokter Hasan secara pribadi menilai kepemimpinan Bupati Arif sangat layak dilanjutkan. "Kami secara organisasi tentu harus menjaga netralitas, tapi dengan melihat prestasi yang sudah diraih, maka sayang kalau tidak dilanjutkan," ucapnya.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini