Bupati Sragen Pimpin Panen Cabai Merah dalam Upaya Pengendalian Inflasi Pangan
sragenkab.go.id
NYALANUSANTARA, Sragen - Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, bersama dengan PLH Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen Tugiyono, secara resmi melaksanakan panen cabai merah di lahan seluas 2300 meter milik Gapoktan Guyub Rukun, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedawung, Sragen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang didukung oleh Bank Indonesia.
Panen cabai ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan petani lokal namun juga sebagai langkah konkret dalam mengatasi lonjakan harga cabai yang terjadi belakangan ini.
Dalam acara tersebut, Bupati Sukowati turut aktif membeli hasil panen cabai, mengamati kualitasnya, dan bahkan turut serta dalam transaksi pembelian sebanyak 50 kilogram cabai dengan harga Rp 20 ribu per kilogram.
"Alhamdulillah, panen cabai kali ini memberikan hasil yang bagus. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para Kepala OPD, Camat, dan Kepala Desa, untuk turut serta dalam membeli cabai ini. Permintaan cabai yang tinggi menjelang bulan Suro telah meningkatkan harga pasar hingga mencapai Rp 15 ribu per kilogram," ujar Bupati dalam kesempatan tersebut.
Selain itu, Bupati Sukowati juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengendalikan inflasi, terutama melalui peningkatan produksi cabai di pekarangan rumah masing-masing.
Dia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk menanam cabai sebagai salah satu upaya mengurangi tekanan inflasi.
Bupati juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dalam mengelola klaster pangan strategis seperti beras, cabai, dan bawang merah di Kabupaten Sragen.
Sinergi antara Bank Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sragen, serta Gapoktan Guyub Rukun telah berlangsung sejak tahun 2021, dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan ketersediaan pangan lokal.
Di lain kesempatan, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Bimala, menyampaikan bahwa klaster Bank Indonesia di Sragen tidak hanya berfokus pada produksi cabai, tetapi juga akan mengembangkan komoditas lain seperti beras. Langkah ini diharapkan dapat mendukung stabilitas harga pangan di pasar lokal.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Sragen- Ajang Sragen Awards 2024 yang diselenggarakan…
NYALANUSANTARA, Sragen- Ajang Sragen Awards 2024 yang diselenggarakan…
NYALANUSANTARA, Sragen - Pemerintah Kabupaten Sragen terus mengintensifkan…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Spekulasi mengenai musik Awarapan 2 akhirnya terjawab.…
NYALANUSANTARA, Wonosobo– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten…
Film Spirit yang dibintangi Prabhas dan Triptii Dimri…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Bantul– Upaya pencarian korban tenggelam di kawasan…
NYALANUSANTARA, Tegal– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Ketua Komisi B DPRD Kota…
NYALANUSANTARA. Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa…
Santika Indonesia Hotels & Resorts Region Jawa Tengah–Daerah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Mengambil latar pemandangan matahari terbenam…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka perayan Hari Ulang…

Komentar