Wamenkeu II Dorong Peran Regional dan Local Expert Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wamenkeu II Dorong Peran Regional dan Local Expert Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

NYALANUSANTARA, Jakarta– Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono mendorong peran regional dan local expert dalam meningkatkan perekonomian daerah. Menurutnya, sumber pertumbuhan ekonomi dan pemangku kepentingan kebijakan juga ada di daerah. 

Oleh itu, Kementerian Keuangan memberikan perhatian lebih dan khusus kepada pengembangan ekonomi regional melalui kolaborasi di daerah oleh para regional serta local expert. Ia menyampaikan itu dalam Seminar Ekonomi yang merupakan rangkaian Regional Chief Economist Forum tahun 2024 di Serang, Banten pada Rabu (7/8).

"Hal ini guna menajamkan penyusunan kebijakan di daerah, termasuk di antaranya melakukan monitoring rutin perkembangan ekonomi daerah, menganalisis kebijakan pusat terhadap dinamika ekonomi daerah, menjaga kesehatan dan keselarasan kebijakan pusat dan daerah, serta mengkomunikasikan kebijakan strategis pemerintah pusat kepada pemangku kepentingan daerah." kata Thomas Djiwandono dalam keterangan resminya, Kamis (8/9/2024).

Analisis regional di daerah, ungkap Thomas menjadi salah satu faktor utama penyusunan kebijakan di tingkat pusat. "Di sinilah tugas dan peran strategis regional chief economist Kementerian Keuangan, yaitu mengetahui, mengidentifikasi, dan menganalisa dampak kebijakan terhadap perekonomian daerah," jelasnya. 

"Regional chief economist harus dapat mengidentifikasi hal-hal yang penting di daerah, memberikan masukan dan saran kepada pemerintah agar #UangKita dapat tepat sasaran," tambahnya.

Ia juga mendorong unit-unit vertikal Kementerian Keuangan di seluruh wilayah Indonesia untuk dapat mengorkestrasi para pemikir di daerah sehingga mampu berkontribusi dalam menyusun analisis perekonomian setempat. 

"Semakin banyak ahli yang terlibat dalam membaca, memahami, dan menganalisis perekonomian daerah dan APBD, diharapkan dapat membantu penyusunan kebijakan yang lebih tepat untuk perekonomian daerah," ucap Thomas.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini