Wali Kota Semarang Ajak LPMK Berperan Aktif Tangani Masalah Kemiskinan dan Stunting

Wali Kota Semarang Ajak LPMK Berperan Aktif Tangani Masalah Kemiskinan dan Stunting

semarangkota.go.id

NyalaNusantara.com, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mendorong Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk turut memantau dan mengatasi permasalahan kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing.

Selain itu, Mbak Ita, sapaan akrabnya, juga mengajak LPMK untuk terlibat dalam penanganan stunting dan penguatan ketahanan pangan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Forum LPMK Kota Semarang Periode 2023-2028 di salah satu hotel Kota Semarang pada Kamis (16/10/2023).

Ia mengharapkan agar LPMK, yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat, terus menjalin sinergi dengan camat dan lurah di wilayahnya guna mendukung program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Mbak Ita menekankan pentingnya kolaborasi antara LPMK, lurah, camat, RT, dan RW, karena LPMK memiliki tokoh masyarakat di dalamnya.

Ia memohon agar kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penanggulangan kemiskinan ekstrem, tetapi juga melibatkan diri dalam penanganan stunting, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan upaya investasi.

“Program LPMK satu paket dengan lurah, camat, RT, dan RW karena LPMK itu berisi tokoh masyarakat. Sehingga kami mohon tidak hanya dalam upaya mengatasi persoalan kemiskinan ekstrem, tapi juga ada masalah stunting dan ketahanan pangan, pengendalian inflasi dan juga investasi,” ujarnya. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini