Dapat Rekomendasi PDIP, Bima Sakti dan Syaeful Mujab Kamis Malam Daftar ke KPU Kabupaten Tegal
NYALANUSANTARA, Slawi- Jelang hari terakhir pendaftaran calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum, PDI Perjuangan kembali memberikan rekomendasi ke pasangan calon yang diusungnya di Pilkada Serentak 2024. Salah satunya yang mendapatkan rekomendasi dari PDIP jelang hari terakhir adalah pasangan Bima Eka Sakti atau akrab disapa Bima Sakti berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab yang akan maju dalam kontestasi Pilbub Tegal.
Menariknya keduanya masih muda, tercatat Bima Sakti kelahiran Karangnyar pada tahun 1991 atau masih berusia 33 tahun, sedangan pasangannya Muhammad Syaeful Mujab kelahiran tahun 1995 atau berumur 28 tahun.
Dilihat dari surat rekomendasi yang dilihat oleh tim redaksi KUASAKATACOM, surat tersebut ditandatangani oleh Ketua umum PDI perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Saat dikonfirmasi terkait surat rekomendasi tersebut, Bima Sakti mengucapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah ya Allah," ucap Bima Sakti.
Ia mengaku mendapatkan surat rekomendasi tersebut pada Rabu (28/8) siang. Rencananya Bima Sakti dan Muhammad Syaeful Mujab akan mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten tegal pada Kamis (29/8) malam. "Hari ini (Kamis 29/8) jam 7 malam," tandas Bima Sakti.
Bima Sakti awalnya mendaftar sebagai Calon Wakil Bupati Tegal melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, namun ternyata seiring berjalannya waktu ia mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk maju ke Pilbub Tegal sebagai Calon Bupati Tegal.
Untuk diketahui Bima Eka Sakti adalah seorang ASN serta merupakan mantan ajudan Ganjar Pranowo saat menjadi Gubernur Jawa Tengah. Sedangkan Syaeful Mujab adalah mantan Ketua BEM UI yang pada Pemilu 2024 sebagai Juru Bicara Ganjar-Mahfud.
Saat mengembalikan formulir pendaftaran ke DPD PDIP Jateng, Bima Sakti mengatakan banyak hal yang mendorong dia untuk membangun kampung kelahirannya. "Optimis maju untuk bisa memperbaiki Kabupaten Tegal. Apalagi saya melihat terutama soal jalan-jalan di Kabupaten Tegal berlubang," ujarnya.
"Sebenarnya banyak sekali yang perlu diperbaiki, coba buka di medsos (media sosial). Komentarnya, dalane peteng (jalannya gelap), terus isinya kecelakaan dan dalannya bodol ( jalannya rusak). Soal fasilitas umum yang harusnya jadi paling utama untuk dibenahi. Bicara SDM, digitalisasi, pelayanan publik itu juga kita garap," ungkap Bima.
Semangat Bima Sakti dalam mendaftar ke PDI Perjuangan ditunjukkannya dengan sengaja mengisi sendiri formulir pendaftarannya dengan tulisan tangannya. "Rasanya luar biasa. Berkasnya saya tulis sendiri karena lumayan banyak. Alhamdullilah, saya sholawatin terus tulisan tulisan itu, apapun hasilnya saya siap, yang jelas kami maksimal," katanya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang - Mantan Ajudan Ganjar Pranowo, Bima…
NYALANUSANTARA, Tegal- Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), sejumlah…
Terkini
NYALANUSANTARA, Tegal– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Ketua Komisi B DPRD Kota…
NYALANUSANTARA. Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa…
Santika Indonesia Hotels & Resorts Region Jawa Tengah–Daerah…
NYALANUSANTARA, Semarang – Mengambil latar pemandangan matahari terbenam…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka perayan Hari Ulang…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Di balik kenyamanan penumpang yang…
NYALANUSANTARA, Tegal– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi hadirnya…
NYALANUSANTARA, Kendal— Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal kembali…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

Komentar