Undip dan Kementerian P2MI Kerja Sama Tingkatkan Profesionalisme Pekerja Migran
NYALANUSANTARA, Semarang- Kementerian Pelindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) untuk meningkatkan profesionalisme pekerja migran. Kerja sama dituangkan dalam nota kesepahahaman melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ditandatangani, Kamis (6/3/2025).
Hadir sebagai pihak kesatu dalam kerja sama itu yakni, Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo dan pihak kedua Abdul Kadir Karding yang menjabat sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/ Kepala Badan Pelindungan Migran Indonesia.
Penandatangan MoU tersebut turut dihadir Direktur Inovasi, Hilirisasi dan Kerja Sama Undip, drh. Dian Wahyu Harjanti, PhD.
Sinergitas kedua pihak ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan serta meningkatkan profesionalisme pekerja migran Indonesia. Sebagai tindak lanjut, Undip telah mempersiapkan pembentukan Undip Migran Center serta membentuk Tim Task Force dibawah koordinasi Rektor dan Wakil Rektor IV Undip.
Tim itu dikoordinasikan oleh Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Kerja Sama. Abdul Kadir Karding, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, mengatakan sinergi ini merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas perlindungan bagi pekerja migran.
“Menjadi kebanggaan dapat menggandeng perguruan tinggi terbaik Universitas Diponegoro untuk mengembangkan penelitian berbasis data. Sekaligus memberikan pelatihan yang lebih baik bagi calon pekerja migran,” ujarnya melalui rilis pada Sabtu (8/3/2025).
Suharnomo sangat antusias mendukung KP2MI untuk meningkatkan skill dan profesionalisme pekerja migran Indonesia. “Kerja sama ini merupakan bukti nyata peran Universitas Diponegoro dalam mendukung pemberdayaan dan perlindungan pekerja migran Indonesia,” ucapnya.
“Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan keterampilan, profesionalisme. Selain itu juga literasi hukum dan keuangan bagi para pekerja migran” lanjutnya.
Sementara Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D mengaku percaya keterlibatan perguruan tinggi dalam isu pekerja migran dapat memberikan perspektif akademik yang kuat. Terutama untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berbasis data.
“Undip siap mengembangkan riset, inovasi, serta program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pekerja migran, baik sebelum keberangkatan maupun setelah kepulangan mereka ke tanah air. Kami berharap sinergi ini dapat menjadi model kerja sama antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia di kancah global,” tambahnya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus…
NYALANUSANTARA, Semarang- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana…
Terkini
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Sutradara Nag Ashwin akhirnya angkat bicara terkait…
Industri film horor Indonesia kembali kedatangan karya baru…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, mengaku…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Bintang Argentina, Lionel Messi, mencatatkan hat-trick pertamanya…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan kebijakan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Warga Yordania berkumpul pada Rabu (17/6) pagi…
NYALANUSANTARA, Semarang— DPRD Jawa Tengah menginisiasi pembentukan Rancangan…
NYALANUSANTARA, Semarang— Maraknya penggunaan tukang listrik tanpa sertifikasi…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Meski jaraknya ribuan juta dari lokasi turnamen,…
NYALANUSANTARA, BEIJING- Generasi muda China dari kalangan Gen-Z mulai…
NYALANUSANTARA, PARIS- Meski tampil kurang meyakinkan pada babak pertama,…
Komentar