Warga Jepara Sambut Antusias, Perbaikan Jalan yang Dilakukan Pemprov Jateng

Warga Jepara Sambut Antusias, Perbaikan Jalan yang Dilakukan Pemprov Jateng

Sementara itu, Kepala Desa Suwawal, Arief Ma’sum menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah pemprov, karena telah mewujudkan keinginan warga untuk perbaikan jalan.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Tengah, karena jalan sini sudah diperbaiki. Dulunya kan memang banyak lubang, banyak juga yang jatuh. Dan, alhamdulillah sekarang diperbaiki,” tuturnya.

Arief menyampaikan, jalan Jepara-Keling tersebut merupakan penghubung Jepara-Pati, sehingga ramai pengguna. Selain aktivitas warga, juga sarana ekonomi.

“Kalau pagi dan sore hari ramai, karena ini jalur Jepara menuju Pati. Jadi, kami sangat apresiasi sekali dengan program Pak Gubernur, jalan Jateng tanpa lubang ini sinkron dengan program Kabupaten Jepara, yakni jalan Jepara mulus,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, progres perbaikan ruas jalan provinsi menjelang lebaran, mencapai 95 persen. Ia berharap, dengan capaian tersebut masyarakat yang mudik semakin nyaman. 

Menurutnya perbaikan dilakukan dengan akseleratif, agar pada saat mudik dan balik, warga tidak terkendala lubang. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dam Cipta Karya (DPUBMCK) Jateng Hanung Triyono membenarkan, progres penambalan jalan berlubang jelang Lebaran, telah mencapai 95 persen. Sementara, kemantapan jalan provinsi secara total mencapai 92 persen. 

“Sehingga, tetap kita jaga kondisi ruas sekitar 195 kilometer tetap kita jaga dari risiko berlubang," ungkapnya. 

Ia menambahkan, beberapa ruas dengan kemantapan rendah memerlukan percepatan penambalan lubang. Seperti, ruas Jepara-Keling, Singget-Cepu, Ngawen-Todanan, Bandungsari-Salem, Brigjend Sudiarto Kota Semarang, Wiradesa-Kajen dan Batur-Dieng. 

“Untuk kondisi jalan yang sudah bebas lubang tetap dilakukan final cek setiap saat. Karena intensitas hujan masih tinggi, di wilayah tersebut," pungkas Hanung.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini