Demo Besar di Turki, Ribuan Orang Protes Penangkapan Wali Kota Istanbul

Demo Besar di Turki, Ribuan Orang Protes Penangkapan Wali Kota Istanbul

NYALANUSANTARA, ISTANBUL- Ribuan warga Turki kembali turun ke jalan pada Senin (24/3), memprotes penangkapan Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu. Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi kerusuhan di beberapa titik setelah aparat keamanan menggunakan gas air mata dan semprotan merica untuk membubarkan massa.

Imamoglu, yang dikenal sebagai tokoh oposisi utama Presiden Recep Tayyip Erdogan, ditangkap pada 19 Maret 2025 atas tuduhan korupsi dan keterlibatan dalam aksi teror. Penangkapannya memicu gelombang protes di 55 dari 81 provinsi Turki, termasuk di Ankara dan Izmir.

Hingga saat ini, lebih dari 1.100 orang, termasuk jurnalis dan aktivis, telah ditahan sejak aksi protes dimulai. Sejumlah demonstran membawa spanduk bertuliskan “Istana Milikmu, Jalanan Milik Kami” sebagai bentuk penolakan terhadap pemerintahan Erdogan.

Para mahasiswa di berbagai universitas ternama di Istanbul dan Ankara juga mengancam akan memboikot perkuliahan sebagai bentuk solidaritas terhadap Imamoglu. Konsentrasi massa terus bergerak, dari jalanan hingga ke area pelabuhan, menunjukkan eskalasi ketegangan yang semakin meningkat.

Menanggapi situasi ini, Erdogan menuduh oposisi memprovokasi demonstrasi demi kepentingan politik. "Berhentilah mempermainkan saraf bangsa," ujar Erdogan dalam pidatonya.

Sementara itu, komunitas internasional mengecam penangkapan Imamoglu dan mendesak pemerintah Turki untuk menghormati prinsip demokrasi serta kebebasan berpendapat. Demonstrasi diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, dengan skala yang semakin besar.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini