Pemerintah Kabupaten Rembang Catat Penurunan Signifikan Angka Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Rembang Catat Penurunan Signifikan Angka Kemiskinan

rembangkab.go.id

NYALANUSANTARA, Rembang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan di wilayahnya. 

Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang, angka kemiskinan di daerah tersebut mengalami penurunan yang signifikan pada tahun 2023.

Menurut BPS, jumlah penduduk miskin Kabupaten Rembang pada tahun 2023 mencapai 91.970 jiwa, menunjukkan penurunan sebanyak 2.590 jiwa dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu 2022. 

Persentase penduduk miskin juga turun menjadi 14,17 persen, mengalami penurunan sebanyak 0,48 persen dari tahun sebelumnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menyatakan bahwa Pemkab Rembang memiliki komitmen kuat untuk terus menurunkan angka kemiskinan setiap tahunnya. "Pada tahun 2023 kemarin, kemiskinan berhasil ditekan hingga mencapai 14,17 persen," ujarnya.

Salah satu strategi yang diambil oleh Pemkab Rembang adalah fokus pada perbaikan infrastruktur jalan. Pembangunan jalan tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan, tetapi juga di daerah pegunungan. 

Bupati Hafidz menjelaskan bahwa pembangunan jalan di wilayah pegunungan memiliki dampak positif terhadap ekonomi masyarakat setempat.

"Angka kemiskinan tinggal 14 sekian persen, kami punya strategi. Yang pertama kita bangun adalah jalan, mulai dari pucuk gunung bitingan, candimulyo kita bangun jalannya, pakai hotmix, tegaldowo, dan bahkan terakhir di Kajar perbatasan," ungkapnya.

Bupati Hafidz juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur di wilayah pegunungan untuk mendorong peningkatan ekonomi. 

Menurutnya, jika jalan di wilayah pegunungan tidak dibangun, maka masyarakat akan kesulitan dalam menjual hasil pertaniannya.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini