Pemprov Salurkan Bantuan Ayam, Pakan, dan Kandang, Warga Desa Antusias Kembangkan Peternakan
NYALANUSANTARA, ungaran - Penduduk miskin ekstrem di Jawa Tengah terjadi penurunan dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, demikian hasil sensus. Capaian ini, menurut
Dhimas Widhi Nugroho, S.STP dari Bappeda Jawa Tengah, adalah yang terbesar.
Meski begitu tidak sertamerta Pemerintah Jawa Tengah lantas berpangku tangan.
"Dengan dana yang juga tidak besar, pemerintah terus melakukan intervensi di sektor peternakan di level warga miskin pada 35 kab/kota. Intervensi yang dimaksud adalah adanya program Bantermelaju (Bantuan Ternak Menuju Keluarga Maju), yaitu pemberian 6 ekor ayam, pakan dan kandang," ujar Dhimas Widhi Nugroho pada talkshow Teja Ungu (Ternak Jateng Urip lan Nguripi) dari Dinas Peternakan dan Kesehatan
Hewan (Disnakeswan ) Jawa Tengah bekerjasama dengan Dreamlight World Media (DWM), didukung PT. Eka Farma Semarang, produsen pakan hewan.
Talkshow yang berlangsung di Studio DWM Ungaran Kabupaten Semarang, Senin 28 Juli 2025 ini bertopik Pengembangan ekonomi berbasis peternakan untuk pengentasan kemiskinan di Jawa tengah dengan narasumber drh. Riko Meirizal (Disnakeswan Jateng), Dhimas Widhi Nugroho, S.STP (Bappeda Jateng), Sri Widagdo, SP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Klaten), Priyadi (Kades Jogosetran, Kalikotes Klaten),
Dan Sigit Mulato: (penerima bantuan).
Masih kata Dhimas kondisi kemiskinan
ekstem terbesar ada di pulau Jawa, dan di situlah bantuan tèrnak ini menyasar.
Mengambil contoh Desa Jogosetran Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten.
Menurut Sri Widagdo, SP dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Klaten, "Untuk menjalankan program ini pihak pemerintah selalu berkomunikasi dengan para pelaku usaha terkait dengan penerimaan bantuan," ujar Sri Widagdo.
Sementara itu Priyadi Kepala Desa Jogosetran menjelaskan bagaimana cara memilih calon 100 penerima, "Kami menggunakan skala prioritas. Ada 5 ekor ayam betina dan 1 jantan. Faktanya satu butir telur bisa memberi hasil yang signifikan. Semua
bantuan ini terus dikawal perangkat desa," ujar Priyadi.
Salah satu penerima bantuan, Sigit Mulato warga Jogosetran mengatakan bahwa bantuan ini amanah agar bisa berkembang. Saya dari 5 ekor bisa jadi 50 ekor, cara agar
bisa berkembang kita harus mengakali pakannya," ujar Sigit.
Editor: Lulu
Terkait
NyalaNusantara.com, Semarang - Guna memastikan hak pilih warga…
NyalaNusantara.com, Magelang - Toko pertanian Arto Mart, yang…
Terkini
NYALANUSANTARA, Kudus- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Hotel Ciputra Semarang, hotel bintang lima ikonik di…
NYALANUSANTARA, Semarang – Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran,…
NYALANUSANTARA, Wonosobo – Seorang pria Bernama Agus Waluyo…
NYALANUSANTARA, KUDUS- iQOO memastikan akan meluncurkan Z11 Turbo pada…
NYALANUSANTARA, Pati - Banjir yang menggenangi Jalur Pantura…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Samsung kembali menambah amunisi di segmen ponsel…
NYALANUSANTARA, Pati— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan,…
NYALANUSANTARA, Semarang - PT KAI Daop 4 Semarang…
Plaifun (Jacqueline Muench) merupakan gambaran diva klasik yang…
NYALANUSANTARA, Semarang– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
Komentar