Angka Kemiskinan di Jateng Menurun, Kepemimpinan Ahmad Luthfi Dorong Kemajuan Ekonomi

Angka Kemiskinan di Jateng Menurun, Kepemimpinan Ahmad Luthfi Dorong Kemajuan Ekonomi

NYALANUSATARA, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat keberhasilan signifikan dalam upaya menekan angka kemiskinan. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Jateng pada Maret 2025 turun menjadi 9,48%, menurun dibandingkan 9,58% pada September 2024.

Penurunan itu merupakan hasil dari berbagai program terpadu lintas sektor yang dijalankan Pemprov Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi. Artinya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antarinstansi, mulai dari pusat hingga pemerintah kabupaten/ kota.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, penurunan itu bentuk nyata dari keberhasilan program-program yang dilaksanakan secara kolaboratif. 

“Ini tidak bisa bekerja secara sektoral. Harus satu data, satu arah,” ujarnya, Senin (28/7/2025).

Ditambahkan, beberapa faktor pendorong penurunan angka kemiskinan adalah pertumbuhan ekonomi Jateng pada Triwulan I 2025 yang mencapai 1,8%, menjadikannya provinsi dengan pertumbuhan tertinggi kedua secara nasional, setelah Maluku Utara. 

Kontribusi terbesar terhadap perekonomian Jateng berasal dari sektor industri dan sektor pertanian, yang pada triwulan I menyumbang pertumbuhan signifikan, juga menjadi pilar penting dalam menggerakkan ekonomi daerah.

“Fokus Bapak Gubernur Luthfi pada ketahanan pangan, terbukti berdampak positif terhadap pengendalian inflasi dan penurunan kemiskinan. Produksi padi pada triwulan I 2025 mencapai 2,94 juta ton gabah kering giling, naik signifikan dibandingkan periode sebelumnya 2,55 juta ton gabah kering giling,” jelasnya.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini