Resmi, Kota Solo Perbaharui Angkutan Feeder Batik Solo Trans

Resmi, Kota Solo Perbaharui Angkutan Feeder Batik Solo Trans

NYALANUSANTARA, Solo - Pemerintah Kota Solo melalui Dinas Perhubungan Kota Surakarta hari ini meresmikan peremajaan angkutan feeder Batik Solo Trans (BST), mengukuhkan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di kota ini. 

Acara peluncuran yang dilaksanakan di Balai Kota Surakarta pada Minggu (31/12/2023) menjadi momen bersejarah yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dan Kadishub Surakarta, Taufiq Muhammad.

Peremajaan tersebut merupakan langkah strategis untuk menggantikan unit-unit lama yang dinilai tidak lagi memenuhi standar kenyamanan yang diharapkan oleh penumpang. 

Sebanyak 42 unit kendaraan feeder Batik Solo Trans telah diremajakan, menandai keseriusan pemerintah dalam memperbaharui armada transportasi dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi warga.

Angkutan feeder BST akan mengoperasikan rute-rute strategis melalui tiga koridor utama.

Koridor 7 Rute dari Pasar Klewer menuju Ngipang. Koridor 9 Rute dari Sub Terminal Semanggi menuju Sub Terminal Taman Pelangi. Koridor 12 Rute dari Pasar Klewer menuju Gentan.

Dengan peremajaan ini, angkutan feeder BST mulai beroperasi efektif sejak 1 Januari 2024, melayani masyarakat di tiga koridor dengan total 42 unit kendaraan baru yang siap memberikan layanan terbaik bagi pengguna transportasi umum.

Langkah inovatif ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Dengan menyediakan sarana transportasi yang lebih baik, pemerintah berharap dapat mendukung pertumbuhan infrastruktur dan mobilitas perkotaan di Kota Solo.

Penerapan inovasi ini di bidang transportasi diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan publik di Kota Solo, membuka jalan bagi perbaikan lebih lanjut dalam sektor transportasi yang berpotensi memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini