20 Napi Lapas Semarang Ikuti Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

20 Napi Lapas Semarang Ikuti Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

NYALANUSANTARA, Semarang – 20 Napi di Lapas Kelas I Semarang mengikuti Pelatihan Kemandirian Budidaya Jamur Tiram di Lapas, Kamis (31/07). Menggandeng Asosiasi Petani Jamur Kota Semarang (APJAKS), WBP diajari mulai dari cara pembuatan hingga cara pengolahan.

Pelatihan tersebut rencananya akan berlangsung selama 12 hari. Kepala Lapas Semarang, Fonika Affandi membuka pelatihan dengan menyerahkan identitas peserta pelatihan dan baglog secara simbolis.

“Pelatihan ini akan memberikan dampak yang positif dan terus berlanjut. dengan adanya pelatihan ini semoga dapat dilaksankan berkesinambungan, tidak hanya seremonial, terapkan dan serap ilmu sebanyak-banyaknya dari pelatihan ini,” ucap Fonika saat sambutan.

“Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat, jangan sia-siakan kesempatan ini. Lapas disini hadir tidak hanya menjadi tempat menghabiskan masa pidana melainkan juga tempat untuk membina warga binaan,” imbuhnya.

Fonika menambahkan, bahwa kegiatan pelatihan ini juga merupakan program Asta Cita Presiden serta melaksanakan akselerasi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pelatihan ini diharapkan bisa memberdayakan napi yang memang memiliki hobi untuk melaksanakan budidaya jamur.

Sementara itu Ketua Asosiasi Petani Jamur Kota Semarang, Hernanto mengapresiasi langkah Kalapas karena turut melibatkan APJAKS dalam pembinaan warga binaan.

“Mereka akan dibekali ilmu mengenai budidaya jamur. Yang pertama cara pembuatan media jamur, kemudian ada juga pelatihan pengolahan, nanti jamur akan dijadikan apa, bisa dijadikan krispi, sate pepes dan lain-lain,” jelas Hernanto.

Hernanto juga mengatakan, nilai bisnis budidaya jamur ini banyak sekali. Mulai dari media tanam yang belum panen sudah dapat dimanfaatkan untuk dijual. Beliau juga berharap, dari pelatihan ini warga binaan yang ada disini saat keluar dapat menjadi pebisnis yang bermanfaat untuk masyarakat.


Editor: Holy

Komentar

Terkini