IDI Jateng Adakan Peringatan HBDI ke-117 dengan Berbagi Layanan ke Masyarakat di CFD Simpanglima Semarang

IDI Jateng Adakan Peringatan HBDI ke-117 dengan Berbagi Layanan ke Masyarakat di CFD Simpanglima Semarang

NYALANUSANTARA, Semarang- Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) wilayah Jawa Tengah memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-117, yang diadakan di Car Free Day (CFD) sepanjang Jalan Pahlawan Kota Semarang, pada Minggu 10 Agustus 2025.

Acara tersebut diikuti puluhan tenant yang kebanyakan merupakan rumah sakit yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya. Tak hanya itu, sejumlah kegiatan juga diadakan seperti senam bersama melibatkan masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan edukasi dan konsultasi kesehatan, lomba dan kegiatan interaktif, hiburan Band Dokter, dan donor darah.

Menurut Ketua PB IDI Wilayah Jawa Tengah Dr Telogo Wismo Agung Darmanto, tahun ini peringatan HBDI merupakan yang ke-117. "Kenapa 117, padahal usia IDI baru 74 tahun. Hal itu karena dihitung sejak berdirinya Boedi Oetomo, yakni ketika peran dokter dalam kancah perjuangan sudah mulai melakukan kegiatan yakni sebelum kemerdekaan Indonesia. Sehingga itu dihitung sampai sekarang maka jadi ke-117," beber Dr Telogo.

"Dengan itu, maka teman-teman harus melihat flashback ke belakang bahwa berdirinya negara Indonesia, tidak terlepas dari teman-teman dokter. Dan tahun ini HBDI ke-117 diperingati dengan tema Dokter Berbagi untuk Negeri, harapannya kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat, dari senam, pembagian sayuran dan sarapan serta ada pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh rumah sakit yang terlibat di kegiatan ini," ujarnya. 

Dr Telogo mengungkapkan saat ini jumlah dokter yang terdaftar di PB IDI wilayah Jawa Tengah lebih dari 12.000 dokter dari 34 cabang yang ada. 

Dalam kesempatan itu, Dokter Telogo berharap Judicial Review yang diajukan IDI ke Mahkamah Konstitusi (MK) bisa dikabulkan. "Harapannya adalah UU praktek kedokteran itu diaktifkan kembali sehingga peran IDI, IBI, PPNI, PDGI dan IAI, itu bisa membantu pemerintah untuk menyeleksi anggotanya masing-masing. Karena saya yakin pemerintah tidak akan mampu menyeleksi seluruh profesi di Indonesia ini," tandasnya.  

Sedangkan menurut Ketua Panitia Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) wilayah Jateng, dr Susi Herawati, MKes, antusias masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat luar biasa, hal itu ditunjukkan dengan 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini