Wisata Kopi Jadi Pendorong Revitalisasi Desa di Yunnan, Tiongkok Barat Daya

Wisata Kopi Jadi Pendorong Revitalisasi Desa di Yunnan, Tiongkok Barat Daya

   Pengunjung Desa Xinzhai di Distrik Longyang, Kota Baoshan, yang dikenal sebagai "desa kopi pertama di China", diselimuti atmosfer kopi yang kaya, mulai dari pohon kopi yang berjajar di pinggir jalan hingga kartun bertema kopi yang menghiasi dinding rumah. Di sini, kopi bukan hanya minuman, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

   Setiap tahun, Desa Xinzhai menyelenggarakan festival pariwisata kopi, kompetisi penyeduhan kopi, dan forum ahli internasional, memberikan para pengunjung layanan pengalaman budaya kopi secara terpadu. Hingga saat ini, desa itu telah mendirikan lima perkebunan kopi butik dan menarik 13 perusahaan kopi, menerima 200.000 pengunjung setiap tahun, dan meraih reputasi sebagai desa wisata terkenal di Yunnan.

   "Dari proses pemanggangan biji kopi hingga penyeduhan kopi, selalu ada hal baru yang bisa dipelajari di setiap langkahnya," kata Ye Xiaojun, seorang pencinta kopi dari Provinsi Jiangsu, China timur, yang membawa serta putrinya untuk tur studi pada Juli dan menikmati liburan musim panas yang bermakna.

   Teknologi dan budaya berjalan beriringan. Saat ini, aplikasi seluler dapat memantau kelembapan tanah, sementara drone menyemprotkan nutrisi organik di kebun-kebun kopi. Bagi konsumen, kode QR di setiap kantong kopi membantu mereka dengan mudah melacak perjalanan kopi tersebut dari biji hingga siap diminum. Siaran langsung daring berbasis komputasi awan (cloud) memungkinkan penduduk di perkotaan menyaksikan biji kopi mengering dan mengeluarkan suara letupan, lalu langsung membeli produk secara instan dengan satu klik saja. Berkat logistik modern, gudang di Beijing, Shanghai, dan kota-kota lain di seluruh negara tersebut kini dapat mengirim pesanan dalam semalam.

   Dari perbukitan berkabut hingga kafe-kafe bercahaya neon, kisah kopi Yunnan telah menjadi resep bagi kebangkitan pedesaan.

   Melalui pemberdayaan teknologi, transformasi premium, inovasi bisnis, pengembangan klaster, dan integrasi budaya, "wisata kopi" Yunnan secara bertahap telah mencapai peningkatan nilai di seluruh rantai industri, berupaya membentuk pola baru pengembangan terintegrasi, ungkap pihak otoritas setempat.


Editor: Lulu
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini