Warga Wonodri Semarang Ubah Sampah jadi Kompos, Simak Caranya!

Warga Wonodri Semarang Ubah Sampah jadi Kompos, Simak Caranya!

NYALANUSANTARA, Semarang - Sampah telah menjadi limbah yang sangat merepotkan dewasa ini. Jumlahnya yang terus membesar membuat semua pihak kerepotan mengendalikannya karena pada akhirnya hanya dapat ditumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Berbagai cara dilakukan agar tumpukan sampah setiap harinya tidak menumpuk begitu saja di TPA. Mulai dari pembuatan kompos, pilah sampah hingga pemberdayaan sampah plastik untuk diubah menjadi barang-barang yang memiliki nilai ekonomi lebih.

Salah satu upaya pilah sampah dan pembuatan kompos dilakukan Soereng Wibowo, warga RT 4 RW 2 Wonodri, Semarang Selatan, Kota Semarang yang mencoba berkreasi mengurangi tumpukan sampah organik di wilayahnya.

Prinsip kerjanya sangat sederhana yakni berbagai sampah organik sisa sayur, buah dan daun kering coba diolahnya menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi lebih.

Lalu kemudian dicampur dengan ‘cokelat’ (bahan-bahan yang berwarna coklat) seperti daun kering, sekam padi, jerami ataupun bubuk kopi. Tujuan penggunaan bahan ‘cokelat’ ini sekaligus untuk mengurangi bau tidak sedap yang mungkin muncul saat proses penguraian.

Adapun untuk aktivator (EM 4 atau kompos jadi), diperlukan untuk mempercepat proses penguraian.

Dan berikut cara mengolah dan membuat kompos versi Soereng Wibowo warga RT 4 RW 2 Wonodri:

1.            Kumpulkan sampah organik, pisahkan dengan sampah anorganik

2.            Cacah sampah organik hingga ukuran 1-2 cm untuk mempercepat penguraian

3.            Siapkan bahan ‘cokelat’


Editor: Holy

Komentar

Terkini