SINOPSIS Dongji Rescue: Epik Perang Tiongkok Angkat Tragedi Lisbon Maru 1942
Industri film Tiongkok kembali merilis karya berskala besar lewat Dongji Rescue, sebuah film perang sejarah yang mengisahkan tragedi tenggelamnya kapal Jepang Lisbon Maru pada 1942. Peristiwa nyata di tengah Perang Dunia II ini mencatat ratusan tawanan perang Inggris tewas, sementara ratusan lainnya berhasil selamat berkat aksi heroik nelayan Pulau Dongji.
Tragedi Lisbon Maru
Pada 1 Oktober 1942, kapal Lisbon Maru membawa 1.816 tawanan Inggris dari Hong Kong menuju Jepang. Kapal tersebut karam setelah ditembak torpedo kapal selam Amerika Serikat, tanpa mengetahui ada tawanan di dalamnya. Situasi makin kelam ketika tentara Jepang mengurung tawanan di ruang tahanan dan menembaki mereka yang berusaha kabur. Tragedi ini menewaskan 828 orang, sementara 384 berhasil selamat berkat pertolongan nelayan lokal.
Peran Nelayan Dongji
Meski hidup dalam kemiskinan dan di bawah pendudukan Jepang, nelayan Dongji berani mengarungi laut dengan perahu kayu sederhana untuk menyelamatkan para tawanan. Kisah kemanusiaan ini sempat luput dari perhatian sejarah global, hingga diabadikan lewat dokumenter The Sinking of the Lisbon Maru (2024) karya Fang Li, sebelum akhirnya diangkat menjadi film layar lebar.
Dari Dokumenter ke Blockbuster
Berbeda dengan dokumenter, Dongji Rescue arahan Guan Hu dan Fei Zhenxiang memilih pendekatan fiksi dengan menghadirkan kisah dua saudara nelayan, Ah Bi (Zhu Yilong) dan Ah Dang (Wu Lei), yang berjuang menyelamatkan seorang tentara Inggris.
Film ini digarap megah dengan bujet 500 juta Yuan (sekitar 80 juta USD) dan teknologi IMAX. Lebih dari separuh adegan direkam di bawah air selama 70 hari, dilengkapi replika kapal raksasa dan perahu tradisional yang direkonstruksi dengan teknik khas Zhoushan.
Kontroversi Sejarah
Meski menuai pujian berkat visual spektakuler, film ini memicu perdebatan mengenai akurasi sejarah. Beberapa keluarga penyintas menilai penggambaran nelayan sebagai tokoh utama penyelamat mengurangi keberanian tentara Inggris. Namun, sutradara Fei Zhenxiang menegaskan fokus film adalah mengangkat perspektif nelayan Tiongkok yang selama ini terabaikan.
Jadwal Tayang di Indonesia
Dongji Rescue akan rilis di Indonesia pada 8 Oktober 2025 dengan durasi 133 menit. Film ini digadang sebagai salah satu blockbuster Tiongkok terbesar tahun ini sekaligus pengingat bahwa di balik horor perang, selalu ada kisah tentang keberanian, solidaritas, dan kemanusiaan yang patut dikenang.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, JAKARTA-Serial Malaysia berjudul Bidaah belakangan mencuri perhatian…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mangku Pocong adalah film horor terbaru yang…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang — Universitas Diponegoro atau Undip Semarang…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Serangan militer Thailand terhadap Kamboja di…
NYALANUSANTARA, Semarang - Manajemen PSIS Semarang menggelar audiensi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Pemerintah China pada Senin, 15 Desember…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Edisi bahasa Indonesia dari buku bertajuk…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Kementerian Kebudayaan menetapkan sebanyak 514 warisan…
NYALANUSANTARA, Magelang— Puluhan warga Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag,…
Komentar